Pages

Sejarah Team Athletico Madrid

Jumat, 01 Juni 2012 0 komentar
Klub Atletico de Madrid adalah salah satu dari tiga klub terbesar dan tersukses yang ada di Spanyol. Atletico Madrid resmi didirikan pada tanggal 26 April 1903 dengan nama Athletic Club de Madrid yang bermarkas di ibukota Spanyol, Madrid. Tahun 1939 setelah perang Saudara Spanyol usai, Atletico Madrid melakukan merger dengan klub Aviacion Nacional Zaragoza sehingga berubah nama menjadi Athletic Aviacion de Madrid. Setelah tahun 1940 memenangkan gelar La Liga pertama dan berhasil mempertahankan musim depannya, Atletico Madrid mengubah namanya lagi menjadi Aviacion Atletico de Madrid dan di tahun 1947 Atletico Madrid memutuskan untuk mengganti nama menjadi Club Atletico de Madrid.
Atletico Madrid telah melalui perjalanan di La Liga dengan keadaan bergelombang setiap musimnya, seperti yang terjadi di pertengahan tahun 1950-an, ketika telah muncul kemungkinan bahwa Atletico Madrid akan mengkonsolidasikan statusnya sebagai klub besar namun klub tersebut harus gagal untuk mengambil peluangnya di laga-laga penentu. Itulah sebabnya mengapa Atletico Madrid dikatakan oleh sekumpulan orang sebagai raksasa tidur Spanyol.
Stadion Vicente Calderon dikenal mempunyai reputasi stadion paling angker yang ada di Spanyol saat Atletico Madrid menggelar laga kandangnya. Sebagian besar pendukung setia Atletico Madrid mempunyai latar belakang kelas pekerja namun mereka merupakan salah satu pendukung yang paling bergairah di Spanyol. Atletico Madrid mendorong persaingan besar dengan tim sekotanya, Real Madrid yang mana bila keduanya bertemu di lapangan disebut dengan laga El Derbi Madrileno.

Sejarah Team Sevilla

0 komentar
Sevilla Futbol Club S.A.D adalah klub sepakbola Spanyol yang bermarkas di kota Sevilla. Sevilla didirikan pada tanggal 14 Oktober 1905 dan Presiden pertama klub adalah D. José Luis Gallegos. Tahun 1914 Sevilla berhasil meraih piala Copa de Sevilla (Sevilla Cup). Kemudian tahun 1935 Sevilla memenangkan piala Copa del Rey pertama dan memenangkannya lagi setelah Perang Saudara di Spanyol usai di tahun 1939. Musim 1939/1940 Sevilla hampir berhasil meraih gelar La Liga untuk pertama kalinya, namun di laga terakhir harus gagal karena hanya bermain imbang 3-3 dengan klub Hercules, piala akhirnya jatuh ke tangan klub Atlético Aviación. Setelah menempati pos kedua lagi musim 1942/1943, Sevilla akhirnya bisa meraih Piala La Liga tahun 1946.
Tahun 1948 Sevilla meraih lagi Piala Copa del Rey mengalahkan klub Celta Vigo di babak final. Tahun 1958 setelah Sevilla meresmikan stadion Ramon Sanchez Pizjuan, kualitas Sevilla mulai mengalami penurunan dan setelah melewati musim 1967/1968 Sevilla akhirnya terdegradasi ke Segunda Division, namun Sevilla sudah naik lagi ke La Liga setelah melewati semusim di Segunda Division.
Era tahun 1970-an sampai 1980-an, perjalanan Sevilla hanya menghabiskan musimnya di La Liga dengan menempati posisi yang bergelombang dan kebanyakan Sevilla hanya finish di papan tengah klasemen. Akhir musim 1996/1997 Sevilla turun lagi ke Segunda Division. Sevilla baru bisa bangkit untuk naik ke La Liga setelah musim 1998/1999 berada di pos keempat Segunda Division. Namun Sevilla hanya semusim di La Liga karena akhir musim 1999/2000 Sevilla terdegradasi lagi ke Segunda Division.
Di bawah arahan pelatih baru Joaquín Caparrós, Sevilla pun bangkit dengan menjuarai Segunda Division musim 2000/2001. Setelah melewati musim La Liga yang hanya finish di papan tengah, Sevilla akhirnya bisa finish di pos keenam musim 2003/2004 yang meraih tiket berlaga di Piala UEFA. Di ajang Piala UEFA musim 2004/2005 Sevilla haarus tersingkir cepat di babak delapan besar oleh klub Parma, namun di La Liga Sevilla mempertahankan posisinya dengan finish di pos keenam lagi.
Masuknya pelatih Juande Ramos dan juga para pemain baru seperti Andrés Palop dari Valencia, Julien Escude dari Ajax, Javier Saviola dari Barcelona, Luis Fabiano dari Porto dan Frederic Kanoute dari Tottenham Hotspur, akhirnya bisa mengangkat performa Sevilla dan memecahkan 58 tahun non gelar klub dengan meraih gelar Piala EUFA tahun 2006 setelah mengalahkan klub Middlesbrough 4-0 di babak final. Sevilla juga berhasil meraih Piala Super UEFA dengan mengalahkan Barcelona. Musim 2006/2007 Sevilla meraih piala Copa del Rey dan mempertahankan Piala UEFA lagi dengan mengalahkan sesama klub Spanyol, Espanyol di babak final dan di liga domestik, Sevilla berhasil finish di pos ketiga yang memperoleh tiket bermain pertama kali di Liga Champions.
Tanggal 26 Oktober 2007 sang pelatih Juande Ramos lebih memilih untuk mengundurkan diri dari Sevilla dan bergabung ke Liga Inggris, Tottenham Hotspur. Sevilla akhirnya mengangkat pelatih Sevilla B, Manolo Jiménez untuk melatih tim utama. Namun dalam perjalanan karirnya di Sevilla beliau hanya bisa bersaing di lima besar La Liga dan memberikan piala Copa del Rey kelima tahun 2010 setelah mengalahkan Atletico Madrid di babak final. Karena gagal meloloskan Sevilla di babak playoff Liga Champions, Jimenez pun diberhentikan dan diganti oleh Gregorio Manzano. Namun Setelah membawa Sevilla finish di pos kelima La Liga, Manzano pun lebih memilih hijrah ke klub Atletico Madrid dan Sevilla langsung menunjuk Marcelino García Toral menjadi pelatih baru di musim 2011/2012.
Sevilla mengguanakan Stadion Ramón Sánchez Pizjuán untuk menggelar laga kandangnya. Sevilla mempunyai julukan sebagai Sevillistas, Los Rojiblancos (Red-Whites) dan Los nervionenses.

Sejarah Team Valencia FC

0 komentar

 

Valencia Club de Futbol adalah salah satu yang terbesar dan ketiga klub paling didukung di Spanyol. Berbasis di kota Valencia di selatan-timur dari Spanyol di wilayah Komunitas valencià, klub telah berhasil secara konsisten di Spanyol meskipun mereka belum mengumpulkan sebanyak trofi yang mereka harus lakukan. Mereka telah memenangkan 6 gelar La Liga dan satu Piala UEFA sejauh ini dalam sejarah mereka, tetapi tidak mencapai final Liga Champion dalam dua tahun berturut-turut pada awal abad ini.

Valencia CF didirikan pada 1919 dengan Octavio Augusto Milego pertama yang pernah menjadi presiden klub. Valencia telah memenangkan 6 gelar La Liga, 7 piala Copa del Rey, satu Piala UEFA, dua Antar Kota ‘Fairs Cup, satu UEFA Cup Winners’ Cup dan dua Piala Super Cup. Mereka memenangkan gelar divisi pertama Spanyol dua kali dalam tiga tahun pada tahun 2002 dan 2004 di bawah kepemimpinan Rafael Benitez dan juga Juara Piala UEFA pada tahun 2004.

Valencia menikmati salah satu periode terbaik mereka dalam sejarah di bawah mantan pemain Real Madrid Alfredo di Stefano pada awal 1970-an. Argentina mendarat di Valencia pada bulan April 1970 dan segera mengubah bentuk dan mengubah warna dari klub. Pada musim penuh pertamanya sebagai pelatih Valencia pada tahun 1970-1971 dia memimpin Valencia ke Spanyol kalah tipis judul dan Copa del Rey dengan FC Barcelona di Bernabeu. Namun Valencia tidak bisa mengambil banyak kesuksesan liga domestik sejak saat itu sampai beberapa tahun pertama abad ke-21 bahkan setelah penyihir Argentina Mario Kempes telah mendarat di kota dengan sepakbola yang menarik pada pertengahan 1970-an.

Valencia mencapai final yang didambakan Liga Champions UEFA pada tahun 2000 dan 2001, tetapi sayangnya mereka terperangkap Piala kutukan dengan mereka dan mereka kehilangan kedua pertemuan. Valencia kehilangan final tahun 2000 lawan Spanyol Real Madrid 3-0 dan adu penalti dikalahkan oleh raksasa Jerman Bayern Munich tahun berikutnya.

Valencia dikenal sebagai Los Che kepada para pendukungnya yang merupakan salah satu yang paling bersemangat sabar iklan di seluruh Spanyol. Los Che memainkan pertandingan rumah mereka di Mestalla 53.469 kursi di mana mereka telah didasarkan sejak tahun 1923 namun jadwal bergeser ke Nou Mestalla di utara-barat bagian kota pada tahun 2009. Nou Mestalla memiliki kapasitas 75.000.

Simbol Valencia CF adalah kelelawar dan ada dua alasan yang berbeda di belakang seperti itu memilih lambang. Salah satu alasannya adalah bahwa kelelawar berlimpah di Valencia dan di daerah sekitarnya. Alasan lain luka lebih dalam dan memiliki kiasan sejarah. Sebagai teori terjadi, pada 9 Oktober 1238 ketika James I sudah hendak memasuki kota Valencia dan untuk merebut kembali dari bangsa Moor, kelelawar mendarat di atas bendera-Nya dan James I ditafsirkan sebagai pertanda keberuntungan. Bat kemudian ditambahkan ke lengannya dan kemudian ke Valencia lambang.

Saat Valencia meskipun tidak terlalu sukses di liga. Los Che adalah ketakutan sebagai pacaran degradasi La Liga saat ini tirai turun ke dekat. Presiden saat ini adalah Augustin Morera dan tim sedang dilatih oleh Salvador Gonzalez “Voro” setelah Ronald Koeman dipecat pada akhir April. Valencia membanggakan pemain seperti David Villa, David Silva, Santiago Cañizares, David Albelda, Edu dan Fernando Morientes.

 
BERITA SEPAK BOLA © 2011 | Designed by Blogger Templates Gallery