Pages

Hasil Pertandingan EURO 2012

Senin, 02 Juli 2012 0 komentar



FINAL
Spanyol 4 vs 0 Italy


SEMI FINAL
 Portugal 2(0 vs 0)4 Spanyol

Jerman 1 vs 2 Italy


PEREMPAT FINAL
 Rep. Ceko 0 vs 1 Portugal

Jerman 4 vs 2 Yunani

Spanyol 2 vs 0 Prancis

Inggris 2(1 vs 1) 4 Italy


Arsenal Tolak Tawaran Juventus Untuk Van Persie

0 komentar
Bola.net - Arsenal dikabarkan telah menolak tawaran Juventus sebesar 10 juta euro untuk striker andalan mereka, Robin Van Persie.

Berdasarkan Gazzetta dello Sport, Juve akan menaikkan tawaran mereka setelah tawaran pertamanya untuk pemain Belanda ini ditolak oleh The Gunners.

Pemain 28 tahun yang telah mencetak 27 gol untuk Arsenal musim lalu ini diincar oleh beberapa klub besar. Di antaranya adalah Juventus, Manchester City, dan Paris St Germain. Tetapi Mancini sebagai pelatih The Citizen membantah kabar tersebut.

"Van Persie? dia adalah pemain Arsenal. Saya tidak ingin untuk tidak menghormati Arsene Wenger," ujar Mancini.

Mancini kemudian menambahkan jika City telah memiliki empat striker dan akan memulai pra musim lima hari lagi.

"TIdak mungkin akan ada perubahan dalam waktu singkat."

Van Persie dikabarkan akan hengkang dari Emirates Stadium musim ini. Hal ini diperkuat dengan kontraknya yang tinggal 12 bulan lagi dan ia belum memperpanjang kontrak tersebut.

Masa Depan Diego Kian Tak Tentu Arah

0 komentar
Duniasoccer.com - Meski hanya berstatus pinjaman, Diego Ribas Da Cunha memberi andil besar bagi keberhasilan Atletico Madrid kala memenangkan Europa League musim lalu. Meski begitu, Atletico tak kunjung memermanenkan statusnya.

Alhasil ia pun angkat koper dan kembali ke klub asalnya, VFL Wolsfburg. Namun merebak isu baru tentang kepergiannya dari klub besutan Felix Magath tersebut.

Seperti dilansir Bild, Diego kini menjadi incaran Lokomotiv Moskva. Dana sekitar 10 juta euro kabarnya tengah dipersiapkan oleh klub asal Rusia tersebut.

Lokomotiv juga berani membayar tinggi gaji Diego. Jika pemain berusia 27 tahun tersebut hanya mendapatkan sembilan juta euro di Wolfsburg, lain halnya dengan Lokomotiv yang berani membayarnya 9.5 juta euro.

Lokomotiv memang tengah gencar-gencarnya melakukan pembenahan demi persaingan di Liga Rusia musim depan. Hal itu dibuktikan dengan penunjukkan pelatih baru mereka, Slaven Bilic (eks pelatih Kroasia di Euro 2012) dan perekrutan bek Tottenham Hotspur, Vedran Corluka.

Spanyol: Main Tanpa Striker, namun Striker Jadi Top Skorer

0 komentar
Sport.detik.com - Anda bisa melihat bahwa sepanjang turnamen Piala Eropa 2012, Spanyol nyaris selalu tampil tanpa penyerang. Namun, tak dinyana, justru penyerang mereka yang jadi top skorer turnamen.

Dengan strategi "false 9", Vicente Del Bosque kerap memainkan Cesc Fabregas untuk menggantikan peran sebagai striker tersebut. Sementara, tiga penyerang Spanyol, yakni Fernando Torres, Alvaro Negredo, dan Fernando Llorente, hampir selalu memulai laga dari bangku cadangan. Pengecualian adalah ketika memasang Torres sebagai starter di laga melawan Irlandia dan Negredo pada laga melawan Portugal.

Banyak yang menyebut bahwa permainan Spanyol jadi membosankan. Tak ada ledakan-ledakan di depan gawang lawan. Namun, beberapa lainnya menyebut bahwa Spanyol menampilkan patient football. Memainkan sepakbola dengan sabar. mereka memutar-mutar bola sembari menunggu ada ruang terbuka di pertahanan lawan atau menunggu mereka lelah. Ketika ruang itu muncul.. Bam! Spanyol akan menghantamnya.

Strategi yang mengorbankan striker tersebut membuat Llorente sama sekali tidak bermain, Negredo tak mendapatkan banyak kesempatan, dan Torres relatif minim menit permainan. El Nino hanya bermain sebanyak 189 menit. Namun, siapa sangka bomber Chelsea itu justru bakal keluar sebagai top skorer turnamen.

Torres mencetak tiga gol sepanjang turnamen. Selain Torres, ada nama Mario Gomez, Mario Balotelli, Mario Mandzukic, Cristiano Ronaldo dan Alan Dzagoev. Sebelum laga final di Olympic Stadion Kiev, Senin (2/7/2012) dinihari WIB, Torres tak banyak dijagokan untuk menjadi topskorer dan meraih Golden Boot.

Namun, satu gol ke gawang Gianluigi Buffon di laga yang berkesudahan 4-0 untuk Spanyol plus satu umpannya ke Juan Mata, sudah cukup mengantarkan pemain 28 tahun itu untuk merebut Golden Boot.

Aturan UEFA menyebut jika ada lebih dari satu pemain yang mencetak jumlah gol sama, maka yang pertama dilihat adalah jumlah assist kemudian lama bermain. Dalam hal ini Torres dan Gomez sama-sama punya satu assist. Tapi dari menit bermain Torres bermain 81 menit lebih sedikit daripada Gomez (280). Alhasil Torres pun berhak mendapatkan Sepatu Emas.

Catatan Torres ini bak menambah daftar keunikan dan keajaiban Spanyol. Tiki-taka dan bermain tanpa striker itu saja sudah termasuk unik untuk ukuran turnamen ini. Ditambah lagi kesuksesan mereka menjadi tim pertama yang sukses mempertahankan gelar. La Furia Roja seperti tengah bercanda dengan semua nalar.

"Sepakbola tidak hanya punya satu gaya. Yang terpenting adalah mencetak gol. Para pemain kami punya intelejensia tinggi dan kami punya skuat yang seimbang. Kami memang memiliki striker, tapi kami memilih untuk memainkan pemain yang sesuai dengan gaya kami," ucap Del Bosque di Reuters.

Pesta Sempurna La Furia Roja di Final Piala Eropa

0 komentar
Duniasoccer.com - Spanyol kembali berpesta. Kejayaan mereka sejak empat tahun lalu berhasil disempurnakan dengan keberhasilan meraih gelar Piala Eropa tahun ini. Pada partai puncak, La Furia Roja mampu menekuk Italia dengan empat gol tanpa balas, di Stadion Olimpic, Kiev, (1/7).
Hasil ini terasa sangat spesial, karena Spanyol pun mengukuhkan diri sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Eropa. Pun menjadi satu-satunya negara yang bisa meraih dua trofi Piala Eropa dan satu Piala Dunia secara beruntun.
Perjuangan Spanyol memang patut diacungi jempol demi mencapai gelar juara. Apalagi, sejak ditahan imbang tim yang sama pada fase grup, mereka belum pernah kebobolan sepanjang waktu normal. Dan pencapaian itu dipertahankan hingga partai puncak.
Berbanding terbalik dengan pertemuan pertama di fase grup, kali ini Spanyol lebih dulu mengambil inisiatif menyerang. Tekanan gencar langsung dilancarkan La Furia Roja ke lini pertahanan Italia, memaksa Gianlugi Buffon dkk berjibaku mempertahankan gawangnya.
Setelah berkali-kali menekan, Spanyol akhirnya berhasil membuka skor. Laga memasuki menit ke-14, umpan terobosan Andres Iniesta disambut Cesc Fabregas yang lolos dari jebakan offside. Sempat mengecoh satu bek lawan, Fabregas melepas umpan silang yang disambut David Silva dengan tandukan kepala. Bola pun bersarang di gawang Buffon.
Tertinggal satu gol memaksa Italia kian meningkatkan tekanan. Skuad asuhan Cesare Prandelli ini pun mampu mengambil alih kendali permainan. Sedangkan Spanyol mulai memperkuat pertahanan dan sesekali melancarkan serangan balik cepat.
Justru dengan serangan balik itu Spanyol akhirnya mampu menggandakan skor, tepatnya pada menit ke-41. Menerima umpan terobosan Xavi Hernandez, Jordi Alba berhasil lolos dari jebakan offside, dan tinggal berhadapan dengan Buffon. Dengan sepakan mendatar kaki kiri, Alba kembali memaksa Buffon mencomot bola dari gawangnya.
Dua gol itu membuat Spanyol kian leluasa memainkan bola. Sedangkan Italia terus berusaha mencari celah untuk menembus pertahanan Spanyol. Sayang, hingga turun minum, upaya Gli Azzurri gagal membuahkan hasil. Spanyol memimpin 1-0 hingga jeda.
Pada babak kedua, Italia langsung memasukkan Antonio Di Natale guna menambah daya gedor di lini depan. Masuknya Di Natale membuat variasi serangan Italia lebih hidup. Dua peluang mampu dihasilkan striker asal Udinese tersebut. Namun Casillas masih tangguh di bawah mistar.
Alih-alih berhasil memperkecil ketinggalan, nasib sial justru kembali menghampiri Italia. Pada menit ke-61, Thiago Motta, yang baru masuk menggantikan Riccardo Montolivo, harus keluar lagi karena mengalami cedera. Italia pun terpaksa tampil dengan 10 pemain pada sisa laga karena sudah melakukan tiga pergantian.
Situasi itu membuat Spanyol kian leluasa mendominasi permainan sepanjang babak kedua ini. Balotelli pun diinstruksikan bermain lebih ke belakang demi menambal lubang yang ditinggal Thiago Motta. Akan tetapi, Spanyol justru berhasil menambah dua gol melalui pemain pengganti, Fernando Torres dan Juan Mata.
Menerima umpan terobosan Xavi, Torres dengan leluasa mampu menjebol gawang Buffon pada menit ke-84. Dilanjutkan gol Mata, yang berhasil memanfaatkan umpan Torres pada sentuhan keduanya sejak masuk menggantikan Iniesta, dengan sontekan kaki kiri di mulut gawang. Skor akhir pun menjadi 4-0 untuk La Furia Roja, sekaligus kembali menahbiskan mereka sebagai penguasa Eropa. Sekaligus mencatat rekor kemenangan terbesar sepanjang sejarah gelaran partai final Piala Eropa.
Pada laga ini, Andres Iniesta terpilih sebagai man of the match. (irawan)
Susunan pemain:
Spanyol: Casillas; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Xavi, Busquets, Xabi Alonso; David Silva (Pedro 59), Fabregas (Torres , Iniesta (Mata 87).
Italia: Buffon; Abate, Barzagli, Bonucci, Chiellini (Bazaretti 21); Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo (Thiago Motta 56); Cassano (Di Natale 46), Balotelli.
Statistik
Penguasaan bola: 52%-48%
Total tembakan: 14-11
Tembakan ke arah gawang: 9-6
Corner: 3-3
Offside: 3-3
Pelanggaran: 17-10
Kartu kuning: Pique 25 (Spanyol) - Barzagli 45 (Italia)
Kartu merah: -

Roberto Carlos: Seedorf Tolak Anzhi

0 komentar
Duniasoccer.com - Clarence Seedorf resmi bergabung dengan Botafogo. Namun sebelumnya, tak hanya klub asal Brasil itu saja yang membidiknya.
Dari sekian banyak, Aznhi Makhachkala menjadi salah satu klub yang ingin memboyong mantan pemain AC Milan tersebut. Namun sayang, tawaran itu ia tolak.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Direktur Olahraga Anzhi, Roberto Carlos. Mantan bintang Real Madrid itu pun turut mendoakan Seedorf agar berhasil dengan kariernya di Brasil.
"Seedorf menolak tawaran kami. Saya berbicara dengannya tiga minggu lalu, Aku bertanya apakah ia ingin bergabung dengan Anzhi, meski kami memiliki kebijakan tidak membeli pemain berusia lebih dari 30 tahun," bebernya.
"Saya berbicara dengannya, tetapi ia mengatakan telah menyetujui tawaran Botafogo. Saya beraharap yang terbaik baginya di Brasil," lanjut eks penggawa timnas Brasil tersebut.

Mounier Jadi Rekrutan Ketiga Montpellier

Minggu, 01 Juli 2012 0 komentar
Duniasoccer.com - Juara Ligue 1, Montpellier terus memperkuat diri pada jendela transfer musim panas. Kini, Montpellier mengumumkan telah berhasil mendapatkan pemain sayap Anthony Mounier dari Nice.

Pemain usia 24 tahun itu diberi kontrak berdurasi empat tahun dan bergabung sebagai rekrutan ketiga musim panas ini setelah pihak klub juga mendatangkan Daniel Congre dan Gaetan Charbonnier. Diperkirakan, nilai transfernya mencapai 3,25 juta euro.

Olympique Lyon dan St. Etienne juga menyatakan berminat terhadap Mounier. Namun, La Paillade pada akhirnya berhasil memenangkan persaingan mendapatkan Mounier.

Montpellier telah merelakan top skorernya, Olivier Giroud ke Arsenal. Namun, mereka bergerak cepat untuk memperkuat skuadnya. Pasalnya, musim depan mereka akan bermain pada ajang Liga Champions untuk pertama kalinya.

Montpellier sendiri merupakan kejutan musim ini usai berhasil keluar sebagai juara. Mereka menentukan gelar tersebut pada hari terakhir musim di Ligue 1.

 
BERITA SEPAK BOLA © 2011 | Designed by Blogger Templates Gallery