Pages

Bale fantastis

Selasa, 02 November 2010 0 komentar

Pada matchday 3, Gareth Bale memborong seluruh gol Tottenham Hotspur saat dibekuk Inter Milan 3-4. Meski kini tak ada gol yang ia cetak, Bale tetap jadi bintang di bawah gemerlap kemenangan Spurs di matchday 4.

Dalam lawatan Spurs ke Giuseppe Meazza akhir Oktober lalu, Bale tampil mengesankan dengan mencatatkan namanya di papan skor sebanyak tiga kali. Ia kala itu membuat hat-trick ke gawang Inter yang notabene adalah juara bertahan.

Akan tetapi, tiga gol Bale tersebut seperti tak berarti banyak karena toh Spurs akhirnya tetap harus pulang hampa angka karena mengalami kekalahan.

Di White Hart Lane, Rabu (3/11/2010) dinihari WIB, Bale unjuk gigi lagi. Beraksi di sayap kiri, ia beberapa kali menunjukkan kepiawaiannya dalam mengecoh pemain sekelas Douglas Maicon --bek terbaik musim lalu-- yang juga sudah gagal menangkal Bale di pertemuan sebelumnya.

Berkat aksi Bale pula dua gol Spurs tercipta. Yang pertama-- gol kedua Spurs-- adalah saat ia lolos dari kawalan pemain lawan dan kemudian mengirim umpan ke Peter Crouch. Gol lainnya terjadi dengan proses nyaris mirip, dengan Bale kali ini mengirim umpan ke Roman Pavlyuchenko setelah sebelumnya memenangi adu lari dengan bek tangguh Inter, Lucio.

"Apa yang sudah dilakukan Gareth Bale kepada Maicon di dua partai terakhir ini benar-benar luar biasa. Bukan hanya soal kecepatan larinya saja, ia juga bisa berlari sepanjang hari dan kemudian mengirim umpan silang, sebagus ia menendang dan menanduk bola," puji Manajer Spurs Harry Redknapp di BBC.

Dengan pujian setinggi itu dari sang manajer serta penampilan luar biasa dalam dua partai kontra si jawara Eropa, Bale tetap layak diberi acungan dua jempol kendati kali ini namanya tak bersanding dengan Rafael van der Vaart, Crouch dan Pavlyuchenko di papan skor pencetak gol untuk Spurs.

"Selain (kehebatannya) itu, Anda juga tak bisa bertemu dengan pemuda yang lebih baik darinya," sambung Redknapp.

Jadi, sepertinya memang tak keliru jika Bale kini tengah menjadi buruan sejumlah klub besar Eropa.

(via detiksport, images by gettyimages)

UCL grup C: Valencia atasi Rangers 3-0

0 komentar

Valencia memetik tiga angka berharga dari pertandingan matchday 4 Liga Champions Grup C. Menjamu Glasgow Rangers, Los Ches sukses mengemas kemenangan tiga gol tanpa balas.

Bermain di kandang sendiri, Stadion Mestalla, Rabu (3/11/2010) dinihari WIB, tiga gol Valencia disumbangkan oleh Roberto Soldado (dua gol) dan Alberto Costa.

Kemenangan ini membuat Valencia menduduki posisi kedua Grup C dengan nilai tujuh dari empat pertandingan. Sementara Rangers satu tingkat di bawahnya dengan nilai lima.

Di grup ini, Manchester United yang telah mengumpulkan 10 angka jadi favorit kuat untuk lolos ke 16 Besar, sementara Valencia dan Rangers harus berjibaku untuk tiket berikutnya.

Jalannya pertandingan
Rangers sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Saat laga baru berusia delapan menit, sebuah tendangan Gary Naismith usai melewati kawalan David Navarro membentur tiang kiper Cesar.

Valencia membuka rekening golnya di menit 33. Dari sebuah tendangan penjuru, bola gagal ditangkap kiper Rangers, Allan McGregor, dan bola kemudian disambar oleh Soldado dengan kaki kirinya. Gol, 1-0 buat tuan rumah.

Di menit 54, McGregor beraksi gemilang menyelamatkan gawangnya. Sebuah umpan silang Juan Mata diteruskan dengan tandukan oleh Aritz Aduriz, tapi bola ditepis oleh McGregor keluar lapangan.

Valencia memperbesar keunggulannya jadi 2-0 di menit 71. Soldado mencetak gol keduanya malam ini dengan sebuah tendangan terarah usai memperagakan umpan 1-2 yang manis dengan Mata.

Di menit terakhir pertandingan, Valencia menambah satu gol lagi lewat tendangan Costa. Meneruskan umpan silang Pablo, Costa menembak dengan kaki kiri dan laju bola tidak sanggup dihadang McGregor. Valencia pun menang 3-0.

Susunan pemainValencia: Cesar; Miguel, Costa, Navarro, Mathieu; Joaquin (Pablo 85), Banega (Costa 70), Albelda, Mata; Aduriz, Soldado (Fernandes 78)

Rangers: McGregor; Broadfoot, Weir, Papac, Bougherra; Davis, Whittaker, Edu (Lafferty 84), McCulloch, Naismith; Miller

(via detiksport, images by gettyimages)

UCL grup C: MU hajar Bursaspor 3-0

0 komentar

Manchester United menyibak lebar-lebar peluangnya lolos ke perdelapanfinal Liga Champions dengan mengalahkan Bursapor 3-0. Skor ini sekaligus memastikan Bursapor tersisih.

Bermain di kandang Bursaspor, Stadion Bursa Ataturk, Rabu (3/11/2010) dinihari WIB, MU harus berterima kasih kepada tiga pemainnya yang mencetak gol, Darren Fletcher, Gabriel Obertan dan Bebe.

Dengan kemenangan ini, MU pun berhak duduk di puncak klasemen sementara Grup C dengan nilai 10 dari empat laga. Pasukan Sir Alex Ferguson pun tinggal butuh hasil seri di laga berikut untuk lolos ke 16 Besar.

Sementara Bursaspor yang belum mendapat satu pun angka dipastikan tersingkir setelah Valencia di saat bersamaan menekuk Glasgow Rangers 3-0.

Jalannya pertandingan
Meski berstatus sebagai tamu, MU tetap berusaha tampil menguasai pertandingnan. Namun Bursaspor yang enggan menyeran pun terlihat memberikan perlawanan ketat.

Sebuah peluang menghampiri MU di menit 11. Sebuah tendangan deras dari Dimitar Berbatov dari luar kotak penalti gagal menaklukkan kiper Dimitar Ivankov.

Pada menit ke-20, giliran Bursaspor yang mendapatkan sebuah kesempatan. Lolos dari jebakan off-side, Sercan Yildirim mencoba menaklukkan kiper Edwin van der Sar dengan tendangan chipnya, tapi Van Der Sar menepisnya.

Di menit 38, MU sukses menjebol gawang Bursaspor lewat Paul Scholes. Namun gol itu dianulir wasit akibat Scholes sudah lebih dahulu handball saat menguasai bola.

Dua menit menjelang turun minum, kesalahan Van Der Sar nyaris membuat pemain Bursaspor bisa mencetak gol. Namun kegagalan Van Der Sar menghadang sepakan Gustav Svensson tidak berujung gol karena bola melayang.

Pertandingan berubah drastis di babak kedua. Dua menit laga berjalan, umpan terobosan Michael Carrick berhasil diteruskan oleh Fletcher dengan tendangannya untuk menjadi gol. 1-0 buat tim tamu.

Bursaspor nyaris memberikan jawaban instan dua menit kemudian. Namun gol gagal tercipta karena tendangan Ivan Ergic dari jarak 25-an meter bisa ditepis oleh Van Der Sar.

Van Der Sar dipaksa bekerja keras kali ini. Di menit 51, Federico Insua menusuk ke kotak penalti MU dan mengakhiri aksinya dengan tendangan kaki kiri yang bisa ditepis Van Der Sar keluar.

MU kemudian menggandakan keunggulannya saat laga memasuki menit 72. Sebuah tendangan kaki kanan Gabriel Obertan memanfaatkan umpan Park Ji-sung sukses membuat 'Setan Merah' melaju 2-0.

Empat menit berselang, MU mengunci tiga angka dengan gol ketiga dalam laga ini. Umpan terobosan Scholes diteruskan oleh Bebe dengan sepakan kaki kanan dan skor pun berubah jadi 3-0 buat MU.

Skor 3-0 buat kemenangan tim tamu ini pun akhirnya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Susunan pemain
Bursaspor: Ivankov; Tandogan, Ozturk, Erdogan, Wederson; Bahadir, Ergic, Svensson, Sen (Odabasi 81); Yildirim (Ipek 74), Insua (Nunez 74)

MU: Van der Sar; Rafael, Vidic, Smalling, Evra (Fabio 81); Carrick, Scholes; Nani (Park 29) Fletcher (Bebe 63), Obertan; Berbatov 

(via detiksport, image by gettyimages)

UCL grup B: Benfica tekuk Lyon 4-3

0 komentar

Olympique Lyon dipaksa menelan kekalahan pertamanya usai menyerah dari Benfica. Berlaga di Estadio da Luz, Rabu (3/11/2010) dinihari WIB, wakil Prancis itu takluk 3-4.

Benfica berhasil jauh meninggalkan Lyon dengan memasukkan empat gol lebih dahulu. Namun tim tamu berhasil bangkit dan memperkecil kekalahannya dengan mencetak tiga gol balasan.

Alan Kardec membawa keunggulan Benfica saat pertandingan berjalan 20 menit. Di awali dengan situasi bola mati Carlos Martins mengirim umpan matang yang berhasil diselesaikan sempurna oleh Alan Kardec dengan sundulan.

Dalam selang waktu 12 menit, tim tuan rumah menggandakan keunggulannya lewat sepakan Fabio Coentrao. Melalui serangan balik cepat, Martins lagi-lagi menjadi dalang dari gol kedua Benfica.

Gawang Lyon dibuat kembali bergetar di menit 42. Crossing Martins disambut dengan sundulan dari Javi Garcia yang mengubah skor kini menjadi 3-0 dan menutup babak pertama.

Di menit 67, Coentrao menggenapkan keunggulan Benfica menjadi 4-0. Sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti membobol gawang yang dijaga Hugo Lloris.

Tujuh menit kemudian Lyon mendapat gol hiburan. Umpan silang Alexandre Lacazette berhasil dikonversi menjadi gol oleh Yoann Guorcuff.

Bafetimbi Gomis memperkecil ketertinggalan Lyon menjadi 2-4 di menit 85. Diawali sepak pojok, sundulan Lacazette diterima oleh Gomis yang mengoyak gawang Benfica.

Lyon memperkecil kedudukan menjadi 3-4 usai sundulan Dejan Lovren di menit-menit menjelang laga usai gagal dibendung Roberto Gago. Sayang gol ini tidak mampu menghindarkan klub Prancis itu dari kekalahan.

Meski kalah, Lyon belum tergusur dari puncak klasemen Gup B dengan nilai sembilan. Sedangkan Benfica dua strip di bawahnya dengan nilai enam. Kans wakil Portugal ini masih terbuka karena masih ada dua laga sisa.

Schalke Ditahan Hapoel


Schalke gagal mengulang sukses di pertandingan sebelumnya setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol dalam lawatannya ke Israel melawan Hapoel Tel Aviv. Kedua tim berbagi penguasaan sebesar 50:50 namun Schalke lebih banyak memiliki tembakan yang mengarah ke gawang.

Dengan satu angka yang masing-masing diperoleh, Schalke tetap berada di urutan dua klasemen dengan nilai tujuh. Sedangkan langkah Hapoel masih menduduki posisi juru kunci dan membuat kans ke fase knock out kian mengecil.

(via detiksport)

UCL grup A: Tottenham hajar Inter 3-1

0 komentar

Tottenham Hotspur memetik kemenangan manis di White Hart Lane. Spurs berhasil menekuk juara bertahan Inter Milan dengan skor 3-1 dalam matchday 4 Liga Champions.

Kemenangan Spurs, Rabu (3/11/2010) dinihari WIB, tak lepas dari peranan Gareth Bale yang tampil apik dan menjadi kreator dalam dua dari tiga gol timnya. Tak sekali-dua ia juga berhasil mengecoh lini belakang Inter dengan laju larinya.

Spurs membuka kemenangan lewat gol Rafael Van der Vaart pada menit 18. Gol ini adalah satu-satunya yang hadir di paruh pertama.

Di babak kedua, Spurs menambah gol lewat Peter Crouch yang menuntaskan umpan Bale. Sepuluh menit jelang bubaran, Inter memperkecil ketinggalan jadi 1-2 lewat Samuel Eto'o.

Gol Eto'o membakar semangat Inter yang kemudian gantian acap menekan Spurs. Namun, sebuah serangan balik di mana Bale kemudian mengirim bola yang bisa dituntaskan oleh Roman Pavlyuchenko mengakhiri perjuangan Inter.

Hasil ini membuat persaingan grup A kian sengit. Spurs dan Inter kini sama-sama sudah mengoleksi tujuh angka hasil dari empat partai meski Spurs berhak ada di puncak klasemen karena unggul selisih gol atas Inter.

Posisi ketiga dihuni oleh FC Twente yang mampu memberikan kejutan dengan menang 2-0 saat melawat ke markas Werder Bremen. Twente menang berkat sepasang gol telat dari Nacer Chadli (menit 81) dan Luuk de Jong (menit 84). Twente punya lima poin sementara Bremen bergeming dengan dua angka.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim langsung saling serang dan pada menit tujuh Samuel Eto'o menghasilkan peluang terbaik sejauh ini usai sepakannya menyisir di sisi gawang Spurs.

Dua menit kemudian Spurs membalas. Luca Modric lolos dari kawalan pemain lawan dan berusaha melepaskan tembakan. Bola menyusuri tanah dengan laju tak kencang dan Luca Castelazzi menangkap.

Spurs unggul! Saat pertandingan memasuki menit ke-18, serangan cepat diawali dari sisi kiri. Bola dikuasai Modric yang melakukan penetrasi ke tengah dan kemudian memberi bola ke Rafael van der Vaart. Lepas dari jebakan offside, ia tinggal berhadapan dengan kiper dan gol pun lahir.

Gareth Bale beradu lari dengan Maicon di sisi kiri lapangan dan memenanginya. Ia lantas mengirim bola ke tiang jauh di mana Peter Crouch berada, meski sepakannya malah cuma menyusuri depan gawang.

Spurs untuk sementara masih memegang kendali alur serangan dengan bertumpu kepada Bale di sisi kiri. Pada menit 31 Bale juga mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti walau bola masih jauh melambung.

Walter Samuel harus menghentikan laju Aaron Lennon dengan melanggarnya pada menit 35. Pelanggaran itu dinilai wasit layak diganjar kartu kuning dan Spurs juga mendapat tendangan bebas. Bola disepak Van der Vaart dan mengenai kepala pagar pemain Inter sebelum mendarat di atas gawang.

Inter langsung mengancam dengan serangan balik cepat. Bola lantas dikuasai Wesley Sneijder di luar kotak penalti dan ia pun mengirim tendangan menyusur tanah keras meski arahnya tepat ke kiper.

Intre mendapat peluang bagus pada menit 42 usai Eto'o dijatuhkan sedikit di luar kotak penalti. Wesley Sneijder maju jadi penendang dan sukses memaksa Cudicini meregang untuk menyelamatkan gawang.

Tujuh menit memasuki babak kedua, Bale nyaris saja menambah gol Spurs. Dari tendangan bebas, Castelazzi coba menutup ruang Younes Kaboul tapi bola kemudian mengarah ke luar area penalti. Bale menyambut dengan tendangan membelakangi gawang, walau arah bola masih tipis melebar.

Spurs menekan lagi, kali ini lewat sebuah serangan yang dibangun dari belakang. Bola akhirnya sampai ke sayap kanan untuk kemudian dilajukan ke muka gawang dengan Crouch melanjutkan dengan kepala. Tapi Castelazzi masih bisa menepis.

Spurs unggul 2-0 pada menit 61! Bale merangsek masuk dari sisi kiri dan Inter tak kuasa menahan. Ia kemudian mengirim umpan menyusur tanah ke muka gawang dan setelah Castelazzi gagal menahan, Crouch dengan mudah menceploskannya.

Keunggulan Spurs nyaris kian besar beberapa menit kemudian. Bale beraksi melewati Maicon dan mengirim bola yang kembali diteruskan Crouch. Tapi gol tak sah karena bola sudah lebih dulu keluar lapangan saat digiring Bale.

Eto'o coba memecahkan kebuntuan dan membuat Inter kembali mendapat angin untuk bangkit. Tapi sepakannya dari luar kotak penalti pada menit 71 masih mengarah tepat ke Cudicini.

Inter menipiskan ketinggalan! Dari umpan Sneijder, Eto'o mendapatkan celah di antara kawalan lawan dan melepaskan tembakan jitu dari tepi kotak penalti. Bola pun bersarang di dalam gawang setelah Cudicini tak kuasa menjangkau.

Di tengah serangan Inter Spurs bisa mencuri gol tambahan pada menit 89. Dari serangan balik, Bale yang punya lari kencang dengan pede menggiring bola dan mengajak Lucio beradu lari. Menang dengan mudah, ia lantas mengirim bola ke muka gawang untuk diteruskan Roman Pavlyuchenko. 3-1 Spurs.


Susunan Pemain:

Tottenham Hotspur: 23-Carlo Cudicini; 2-Alan Hutton, 4-Younes Kaboul, 13-William Gallas, 32-Benoit Assou-Ekotto; 7-Aaron Lennon (12-Wilson Palacios 85), 6-Tom Huddlestone, 14-Luca Modric, 3-Gareth Bale; 11-Rafael van der Vaart (8-Jermaine Jenas 46); 15-Peter Crouch (9-Roman Pavlyuchenko 76).

Inter Milan: 12-Luca Castellazzi; 13-Maicon, 6-Lucio, 25-Walter Samuel, 26-Cristian Chivu; 11-Sulley Muntari (40-Obiora Nwankwo 53), 4-Javier Zanetti; 88-Jonathan Biabiany (29 Coutinho 64), 10-Wesley Sneijder, 27-Goran Pandev (22-Diego
Milito 71); 9-Samuel Eto'o

(via detiksport, images by gettyimages)

UCL Grup D: Kopenhagen tahan Barca 1-1

0 komentar
Kedua pelatih sempat bersitegang.
Barcelona harus menunda keinginan lolos ke babak 16 besar. Melawat ke FC Kopenhagen, The Catalansdipaksa bermain imbang dengan skor 1-1.

Barcelona berpeluang lolos ke fase knock out andai bisa memetik poin maksimal dari lawatannya ke Parkstadion, Rabu (3/11/2011) dinihari WIB. Meski unggul lebih dulu melalui Lionel Messi, anak didik Pep Guardiola harus puas dengan hasil imbang setelah Domingues De Souza Claudemir  berhasil menyamakan kedudukan.

Tambahan satu poin tak mengubah posisi Barca di puncak klasemen dengan total mengumpulkan delapan angka. Sementara Kopenhagen menguntit di belakangnya dengan koleksi nilai tujuh.

Dengan Rubin Kazan dan Panathinaikos cuma bermain sama kuat 0-0 di pertandingan lainnya, baik Barcelona dan Kopenhagen punya kans besar dapat tiket ke babak 16 besar andai memetik kemenangan di matchday berikutnya.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan baru berjalan lima menit saat gawang Barcelona nyaris bobol oleh Domingues De Souza Claudemir menyusul kesalahan yang dibuat Gerard Pigue. Barca beruntung tak kebobolan karena sepakan keras Claudemir dari tepi kotak penalti hanya menyasar mistar gawang.

David Villa gantian menebar ancaman di jatung pertahanan tuan rumah pada menit 21. Umpan Andres Iniesta membela pertahanan Kopenhagen dan berhasil sampai pada Villa, sepakkan kaki kanan striker internasional Spanyol itu tak kuasa digapai kiper Johan Wiland. Tapi bola tak masuk gawang karena membentur tiang.

Barcelona nyaris membuka keunggulan di menit 28 andai Villa tak membuang sebuah kesempatan yang dia punya. Tinggal berhadapan dengan kiper usai dapat umpan dari Xavi Hernandes, sepakan mantan striker Valencia itu justru tepat mengarah ke kiper.

Messi akhirnya membawa Barca unggul di menit 31. Bermula dari upaya Villa menyepak bola ke dalam gawang meneruskan umpan Seydo Keita yang berhasil digagalkan Mathias Zanka Jorgensen, Messi dengan leluasa memanfaatkan bola liar dari kejadian tersebut untuk menceploskan ke dalam gawang.

Tuan rumah tak perlu waktu lama untuk mencetak gol balasan karena hanya dalam waktu semenit mereka bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol yang bersarang di gawang Barca terjadi akibat ketidaksigapan Victor Valdez yang tak sempurna mengamankan bola yang diumpan Martin Vingaard, dan membuat Claudemir  dengan mudah menyamakan kedudukan menjadi di menit 33.

Banyak menguasai bola, Barcelona dengan sabar terus menekan pertahanan Kopenhagen di awal babak kedua. Sebaliknya, tuan rumah gigih memperjuangkan lapangannya dengan banyak menumpuk pemain di wilyahnya sendiri.

Memasuki menit 70 Kopenhangen punya kans untuk balik mengungguli tamunya saat tendangan Bolanos meneruskan umpan Jesper Gronkjaer masih melenceng dari bidang sasaran. Empat menit berselang N'Doye berhasil merobek gawang Barca, meski langsung dibatalkan wasit.

Barca yang mengejar kemenangan untuk memastikan lolos mengklaim penalti setelah Villa dijatuhkan Mikael Antonsson, namun wasit bergeming dan memutuskan melanjutkan pertandingan.

Di menit 90 Barcelona nyaris mengamankan kemenangan melalui Pedro Rodriguez, yang masuk menggantikan Villa. Berhasil memperdaya Claudemir, sepakan winger Spanyol itu lagi-lagi mentah oleh tiang gawang. Skor akhir saat wasit meniup peluit panjang bertahan di angka 1-1.

Susunan Pemain

FC Kopenhagen: Johan Wiland, Mikael Antonsson, Mathias Zanka Jorgensen, Oscar Wendt, Zdenek Pospech, Domingues De Souza Claudemir, William Kvist, Martin Vingaard (Solvi Geir Ottesen '90), Christian Bolanos (Thomas Delaney '90), N'Doye Dame, Jesper Gronkjaer

Barcelona: Victor Valdes, Carles Puyol, Gerard Pique, Eric Abidal, Dani Alves, Sergio Busquets, Seydou Keita, Xavi, Andrés Iniesta, David Villa (Pedro '80), Lionel Messi

(via detiksport, images by gettyimages)

Ibra ingin buat Mourinho kecewa

0 komentar

Zlatan Ibrahimovic dan Jose Mourinho pernah menjalin hubungan dekat saat masih membela Inter Milan. Meski menaruh hormat, Ibra berjanji untuk mengecewakan mantan bosnya itu dalam lanjutan Liga Champions.

Cuma semusim Ibra dan Mourinho menjalin kerjasama di Inter. Namun periode singkat tersebut sudah cukup meninggalkan kesan mendalam buat striker yang kini jadi andalan AC Milan itu.

Namun Ibra menegaskan kalau dia akan mengesampingkan semua kenangannya bersama The Spesial One. Setelah kalah 0-2 di kandang Real Madrid, striker berkebangsaan Swedia itu berjanji untuk membuat Mourinho kecewa dengan dipaksa menelan kekalahan.

"Saya punya hubungan yang baik dengan Mourinho. Saya menjalani musim yang fantastis di Inter bersamanya, tapi besok malam saya akan masuk ke lapangan untuk menang dan saya tak akan memikirkan dia," seru Ibra di Football Italia.

"Lalu setelah pertandingan, kami mungkin akan berbicara, tapi sebelumnya saya akan berkonsentrasi pada pertandingan," lanjut striker 29 tahun itu.

Demi menjaga peluang lolos ke babak 16 besar, Rossoneri wajib meraih hasil maksimal dalam laga tersebut. Andai kalah atau cuma bermain imbang, posisi mereka di urutan dua klasemen bisa disalip Ajax Amsterdam atau AJ Auxerre yang saling berhadapan di laga lain.

 "Mereka mendominasi di Bernabeu. Kami lambat dan kurang ngotot. Untungnya ada pertandingan lain untuk dimainkan dan dengan memperagakan permainan yang berbeda seperti saat di Madrid kami akan bisa menang dan menunjukkan kalau kami sama kuat dengan Madrid, bahkan bisa lebih kuat," lugas pemain yang diboyong dari Barcelona itu.

(via detiksport, images by gettyimages)

 
BERITA SEPAK BOLA © 2011 | Designed by Blogger Templates Gallery