Pages

Arsenal perpanjang kontrak Wilshere

Senin, 01 November 2010 0 komentar

Arsenal tak mau kehilangan Jack Wilshere. Sebuah kontrak "berjangka panjang" pun diberikan demi mengawal pemain muda berbakat tersebut.

Berada di Arsenal semenjak usia 9 tahun, Wilshere yang kini berusia 18 tahun sudah mulai mendobrak masuk ke tim inti The Gunners setelah musim lalu sempat dipinjamkan ke Bolton.

Tak disebutkan berapa lama perpanjangan kontrak dari Arsenal untuk gelandang yang sudah melakukan debut di level internasional bersama Inggris pada bulan Agustus tersebut. Yang pasti, Wilshere sudah dengan senang hati menerima.

"Arsenal FC sudah menjadi rumah kedua buatku dan juga keluargaku semenjak berusia 9 tahun. Bisa ditawari sebuah kontrak baru sangat berarti buatku," komentarnya di Sporting Life.

"Pada titik ini di karirku, saat aku masih 18 tahun dan masih banyak belajar tentang permainan ini dan diriku sendiri, ini adalah klub, rekan setim, staf dan manajer yang sempurna dalam proses itu," lanjut Wilshere.

Arsene Wenger selaku manajer Arsenal tak kalah gembira dengan kesediaan Wilshere teken kontrak baru. Ia yakin pemainnya itu masih akan terus berkembang jadi lebih hebat dan, yang terpenting, melakukannya bersama Arsenal.

"Jack adalah pemain dengan potensi luar biasa dan sejauh ini kita sudah melihat kalau ia sangat berbakat dan bisa menjadi pemain yang sangat berpengaruh nanti," kata Wenger.

Wilshere tercatat sebagai pemain termuda Arsenal yang tampil di liga ketika melakukan debut pada bulan September 2008. Ia juga menjadi pemain termuda 'Gudang Peluru' di Eropa saat main menghadapi Dynamo Kiev pada usia 16 tahun dan 329 hari pada bulan November 2008 di Liga Champions.



(via detiksport)

Olic absen setengah tahun

0 komentar



Penyerang Bayern Muenchen Ivica Olic sepertinya harus membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk bisa segera merumput setelah ia diharuskan naik ke meja bedah guna mengatasi cedera lututnya tersebut.
Olic dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat pada awal pekan ini guna menjalani operasi untuk memperbaiki kerusakan pada tulang rawan lututnya dan akan ditangani oleh Dr.Richard Steadman di klinik Vail, Colorado.

Penyerang berkebangsaan Kroasia itu merupakan 'korban' terakhir bagi sang juara bertahan Bundesliga pada musim ini, yang sebelumnya sudah kehilangan winger Belanda, Arjen Robben dan Franck Ribery, serta Miroslav Klose, disamping beberapa pemain lain.

Meski demikian kubu Bayern Muenchen mencoba untuk membenarkan kalau cedera yang dialami oleh Olic tersebut sudah menghinggapinya sejak akhir musim lalu.

Dari 41 pertandingan dengan kostum Bayern Muenchen pada musim lalu, Olic telah menjaringkan 19 gol. Akan tetapi serangkaian cedera menghambat karirnya di musim ini termasuk saat patah hidung.

"Saya berharap masih bisa melanjutkan karir dengan sempurna di Bayern," harap Olic, melalui situs resmi klub.

"Akan tetapi musim ini ternyata tidak seperti yang saya duga sebelumnya," keluh mantan penyerang Hamburger SV tersebut.

(via biangbola. images by getty images)

Lawan Milan, Madrid incar kemenangan

0 komentar


Real Madrid berharap bisa memetik kemenangan sempurna untuk keempat kalinya secara beruntun di Liga Champions, walau hal itu diakui tidak mudah karena harus tandang ke markas AC Milan di San Siro.
Madrid dan Milan, yang telah mengantongi gelar 16 kali di ajang Eropa antara mereka, sudah saling berhadapan pada dua pekan lalu di Bernabeu, dimana saat itu Ronaldinho dkk. menelan kekalahan 2-0.

Hasil tersebut membuat Madrid merupakan tim satu-satunya yang merengkuh kemenangan sempurna dari tiga pertandingan, dan bila tim asuhan Jose Mourinho itu mampu menyabet kemenangan di San Siro, maka bukan tidak mungkin tiket ke babak 16 besar akan dikantongi oleh mereka.

"Tujuan utama kami adalah mengamankan posisi puncak di fase grup secepat mungkin," bidik bek asal Portugal, Ricardo Carvalho. "Di Bernabeu, kami lebih baik dari mereka dan kini mereka berhasrat untuk membalas kekalahan itu."

Madrid memetik kemenangan sempurna 3-1 saat mengalahkan tim promosi Hercules pada akhir pekan kemarin, sekaligus mencatatkan rekor sempurna tidak terkalahkan di setiap ajang yang diikuti mereka sejauh ini.

Milan, yang sama-sama mengantongi empat angka dengan tim raksasa Belanda Ajax Amsterdam, harus menelan kekalahan tipis 2-1 dari Juventus di kandang sendiri namun Ronaldinho dan Thiago Silva kemungkinan sudah bisa tampil melawan Madrid setelah pulih dari cedera.

(via biangbola)

Lawan Bursaspor, Ferdinand terancam absen

0 komentar



Palang pintu Manchester United Rio Ferdinand terancam tidak dapat tampil di laga tandangnya ke Turki, guna menghadapi Bursaspor di lanjutan fase grup Liga Champions karena cedera.
Ferguson tidak memberikan keterangan baik lisan maupun tulisan mengenai tidak disertakannya Ferdinand ke dalam 20 skuad pemainnya ke Turki, namun ia ingin mengistirahatkan Ferdinand yang masih memiliki gangguan pada punggungnya.

Mengingat laga Liga Premier berat tengah menanti Manchester United ke depannya seperti melawan Wolverhampton, Manchester City dan Aston Villa, Ferdinand kemungkinan diproyeksikan sang pelatih ke partai tersebut.

Jonny Evans, Federico Macheda, Anderson ditambah pemain depan Wayne Rooney, Ryan Giggs dan Michael Owen, keseluruhannya juga masuk ke dalam daftar cedera Red Devils.

Michael Carrick mengaku partai tandangnya ke Turki dianggap olehnya bukan merupakan partai yang mudah dan ia menganggap Manchester United berada di grup yang berat.

"Liga Champions tidak semudah yang anda bayangkan," ungkap gelandang internasional Inggris tersebut.

"Mungkin bila dirujuk pada sejarah klub, mungkin tidak terlalu baik, namun pertandingan tetap ketat dan tangguh. Apalagi kami harus bertandang ke markas musuh.

"Banyak pihak menganggap partai tandang kami sangat baik, namun keseluruhannya kami anggap tidak mudah.

"Bertandang ke Turki, misalnya, membuat anda harus terbang dengan jarak tempuh yang panjang dan berbeda dari segi atmosfir. Anda menghadapi pemain yang anda tidak hadapi di setiap pekannya.

"Ini membawa tantangan yang berbeda untuk Barcelona, Inter Milan dan Real Madrid.

"Ini adalah sesuatu yang harus anda hadapi jika anda ingin melanjutkan ke fase berikutnya."

(via biangbola. images by getty images

Van Gaal cekcok dengan manajemen Muenchen

0 komentar


Juara bertahan Bundesliga Bayern Muenchen tengah menghadapi permasalahan intern, setelah pelatih Louis van Gaal dianggap tidak bisa bekerja sama lagi dengan pihak manajemen kepengurusan tim.
Dalam pernyataan yang dirilis pada awal pekan ini mengatakan kalau presiden Bayern, Uli Hoeness menggambarkan sosok Van Gaal sebagai seseorang yang sulit diajak bekerja sama, karena tidak mendengar pendapat pihak lain dan juga miskin strategi dalam memilih skuadnya saat ini.

Pimpinan pihak kepengurusan klub, Karl-Heinz Rummenigge, telah berbicara dengan Hoeness dan Van Gaal secara terpisah pada Senin ini dan segera membuka rapat kepengurusan yang melibatkan pelatih, presiden dan direktur klub, Christian Nerlinger.

"Saya bahkan sulit untuk berkomunikasi dengannya," ujar Hoeness. "Sangat sulit berbicara dengannya karena ia tidak ingin menerima masukan dari orang lain."

Hoeness mengatakan bahwa Van Gaal dianggap gagal dalam memberikan dukungan kepada pemain-pemain cadangannya dan setidaknya empat atau lima pemain akan dievaluasi keberadaannya di skuad utama dan berupaya mempertahankan agar pemain-pemainnya tidak hengkang.

"Kini mereka berada bersama-sama kami dan berupaya semaksimal mungkin untuk menghindari kekacauan tim ini dari masalah," lanjutnya.

Sosok Van Gaal mulai dikenal di kalangan sepakbola Eropa pada tahun 1995, dimana saat itu ia membesut Ajax Amsterdam menjadi sebuah tim yang disegani di seantero Eropa dan kemudian ia melanjutkan karirnya bersama Barcelona dengan memberikan dua gelar La Liga dan satu Piala Liga.

Akan tetapi hubungannya yang kurang harmonis dengan pihak media Spanyol, membuat Van Gaal memutuskan untuk angkat kaki dari Barcelona.

Pada Jumat kemarin Bayern sukses memetik kemenangan 4-2 atas Freiburg, dan Hoeness mengaku sangat senang dengan performa pemain-pemain lapisnya tersebut.

"Demichelis mencetak gol pembuka, kendati ia sendiri berpeluang untuk meninggalkan klub ini," ungkap Hoeness.

"Sementara Gomez, yang menciptakan gol kedua pada pertandingan itu, seharusnya sudah mengenakan kostum Liverpool saat ini. Juga Tymoshchuk, yang turut menyumbangkan gol, dia yang terbaik di paruh kedua.

"Tentu hal ini membuat anda terheran-heran mengapa pemain yang sudah membuktikan kapasitasnya selama satu musim terakhir dibilang sudah tidak layak lagi bermain untuk Bayern.

"Dan kini, lihatlah penampilan mereka pada pertandingan tersebut, keseluruhannya bisa mencetak gol dan ini membuat kami jadi memetik kemenangan," kecamnya.

Hoeness berharap dengan adanya kritik pedas itu bisa mengubah karakter keras Van Gaal yang dianggap keliru dalam menangani pemainnya, namun ia tidak yakin pelatih asal Belanda itu akan merubah keputusannya.

"Van Gaal merupakan sosok yang keras dan ia tidak akan mentolerir satu masukan pun dari orang lain. Mungkin dia hanya memuji saja, tetapi ia sendiri memiliki jalannya," tutup Hoeness.

(via biangbola, images by gettyimages)

Ronaldo : 'Saya fenomenal'

0 komentar

Performa Cristiano Ronaldo semakin hebat. Penyerang Real Madrid ini tanpa ragu-ragu menyebut dirinya seorang fenomenal dengan kondisinya saat ini.

Ronaldo semakin tajam dalam mencetak gol. Sepuluh gol telah disumbangkan pemain internasional Portugal ini dari empat kali pertandingan La Liga atau 13 gol dari sembilan laga di semua kompetisi.

Terakhir pemain berusia 25 tahun ini mencetak dua gol saat membawa Madrid mengalahkan Hercules 3-1 akhir pekan kemarin. Statistik yang "surplus" itu baru pertama kali dicatat si pemain sepanjang karirnya.

Ronaldo pun merasa sangat gembira dengan performanya saat ini. Bahkan karena performanya yang sedang memuncak tersebut, Ronaldo menyebut dirinya dalam  fenomenal.     

"Saya dalam kondisi fenomenal dan dalam performa yang baik. Saya sangat senang dengan segalanya, dalam mencetak gol dan juga untuk kemenangan," ungkap Ronaldo seperti dilansir The Sun.

Tentu saja performa Ronaldo menjadi keuntungan juga bagi Madrid. Skuad besutan Jose Mourinho saat ini memimpin klasemen La Liga dan unggul satu poin dari Barcelona.



(via detiksport)
(Images by Getty Images)

Posisi Mancini tak aman

0 komentar

Manchester City tengah bergolak. Posisi manajer Roberto Mancini pun tengah digoyang. Sejumlah pemain bintang dikabarkan meminta agar sang Italiano didepak.

Dua kekalahan di dua partai terakhir Premier League membuat posisi City melorot. Dua kekalahan tersebut diderita saat melawan Arsenal (kalah 0-3) dan Wolverhampton (kalah 1-2). Sempat berada di dua besar, 'Manchester Biru' kini berada di posisi keempat.

Pasca kekalahan dari Arsenal, Yaya Toure diberitakan sempat terlibat pertengkaran dengan rekannya James Milner. Hal tersebut disampaikan oleh agen Toure Dimitri Seluk. Lebih jauh lagi, Seluk mengatakan bahwa kliennya menilai bahwa tim tak memiliki mental pemenang yang cukup.

"Yaya menilai bahwa ada beberapa pemain, mungkin kebanyakan dari mereka adalah pemain yang sudah lama di City, yang berpikir bahwa empat besar merupakan pencapaian besar. Jadi, mereka berpikir bahwa tidak kalah menjadi prioritas, dibanding terus meraih kemenangan," demikian Seluk.

Situasi menjadi semakin parah. Diberitakan The Sun mengutip pernyataan dari orang dalam City, pergolakan yang terjadi dalam tubuh tim juga memicu terjadinya keinginan agar Mancini dipecat.

"Hampir tidak ada lagi pemain yang memberikan waktunya untuk Mancini. Kekacauan ini benar-benar komplet. Ada beberapa kesempatan di mana Mancini berusaha menjadi seorang yang keras, tapi tak ada yang memperhatikan."

"Semangat tim jatuh karena sudah tidak ada lagi rasa hormat bagi manajer dan beberapa pemain bahkan sudah mulai menebak-nebak kapan dia bakal pergi. Mereka (pemain) tak tahu siapa yang manajer yang mereka inginkan. Yang mereka inginkan hanyalah Manciniout."

Masalah strategi juga dipersoalkan. Dalam laga melawan Wolves, Mancini dipertanyakan kenapa memasukkan bek Pablo Zabaleta menggantikan striker Emmanuel Adebayor. Ia juga baru memasukkan Jo yang berposisi penyerang di enam menit akhir laga.

Mancini mulai bertugas di City of Manchester pada Desember 2009. Suksesor Mark Hughes itu dikontrak selama tiga setengah tahun.



(via detiksport)
(Images by Getty Images)

 
BERITA SEPAK BOLA © 2011 | Designed by Blogger Templates Gallery