Pages
Tampilkan postingan dengan label National Team. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label National Team. Tampilkan semua postingan
Squad SEA Games 2011
Berikut adalah ke-20 pemain Squad SEA Games 2011 tang diumumkan oleh Riedl (pelatih timnas Indonesia):
Kiper:
Kurnia Mega, Rifki Mokodompit, Arditani Ardiyasa.
Bek:
Diego Michels, Herry Susilo, Irfan Raditya, Gunawan Dwi Cahyo, Abdul Rachman, Ruben Wuarbanaran, Fauzan Djamal.
Gelandang:
Stevie Bonsapia, Zulham Zumrud, Hendro Siswanto, Egi Malgiansyah, Lasut Mahadirga, Ferdinand Sinaga, Dendi Santoso.
Striker:
Jajang Muliana, Yongki Aribowo, Fauzi Rishadi.
Ada dua nama pemain keturunan yang diikutkan yakni Diego Michels dan Ruben Wuarbanaran. Sisanya adalah para pemain yang bermain di kompetisi ISL
Namun sungguh disayangkan dari 20 nama itu Riedl tidak menyertakan Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan terkait status mereka sebagai pemain klub peserta Liga Primer Indonesia (LPI) saat ini.
Dalam daftar itu tak ada nama Oktovianus Maniani, karena alasan indisipliner.
Seharusnya Ridle menyempatkan diri melihat tim persipura. Saya yakin pemain sekelas Imanuel Wanggai harusnya menjadi tim inti timnas Indonesia.
Uang saku timnas U-23Rp.50 ribu/hari?
Menutur kabar yang beredar, nilai uang saku yang diterima oleh punggawa timnas di bawah Rp50 ribu sehari atau lebih tepatnya Rp300 ribu perminggu.
Namun, direktur bidang teknik BTN, Iman Arif, menyangkal berita tersebut dan menyatakan bahwa para punggawa timnas tersebut memperoleh uang saku sebesar USD50 perhari atau sekitar Rp500 ribu perhari apabila skuad Garuda Muda terbang ke luar negeri.
Janji yang diberikan Badan Tim Nasional (BTN) untuk mengganti gaji yang seharusnya diberikan oleh klub tampaknya tidak sepenuhnya benar, karena dikabarkan pemain-pemain timnas U-23 yang mengikuti pelatnas jangka panjang hanya memperoleh uang saku yang sangat rendah.
Kalau berita yang beredar tersebut adalah benar, maka daftar penyalah gunaan anggaran ataupun daftar pengingkaran janji PSSI kepada para pemain timnas semakin bertambah.
Jangan menuntut para pemain untuk kobarkan sebangat nasionalisme , bela negara, ataupun yang namanya "Garuda di dadaku." Bila para pemain timnas mendapat perlakuan yang tidak layak.
Namun, direktur bidang teknik BTN, Iman Arif, menyangkal berita tersebut dan menyatakan bahwa para punggawa timnas tersebut memperoleh uang saku sebesar USD50 perhari atau sekitar Rp500 ribu perhari apabila skuad Garuda Muda terbang ke luar negeri.
Janji yang diberikan Badan Tim Nasional (BTN) untuk mengganti gaji yang seharusnya diberikan oleh klub tampaknya tidak sepenuhnya benar, karena dikabarkan pemain-pemain timnas U-23 yang mengikuti pelatnas jangka panjang hanya memperoleh uang saku yang sangat rendah.
Kalau berita yang beredar tersebut adalah benar, maka daftar penyalah gunaan anggaran ataupun daftar pengingkaran janji PSSI kepada para pemain timnas semakin bertambah.
Jangan menuntut para pemain untuk kobarkan sebangat nasionalisme , bela negara, ataupun yang namanya "Garuda di dadaku." Bila para pemain timnas mendapat perlakuan yang tidak layak.
Saya rindu bermain di timnas
IRFAN BACHDIM: "Terus terang saya rindu bermain di timnas Indonesia."
"Saya ke sini mau bertemu teman dari Belanda (Stefano Lilipaly) yang baru bergabung dengan timnas."
Irfan Bachdim mengunjungi latihan timnas. Ia bersama mantan ahli fisioterapi timnas yang saat ini pindah ke Persema Malang, Matias Ibo.
“Saya kesini karena teman saya Stefano datang hari ini. Saya juga mengucapkan semoga berhasil untuk Riedl dan timnas. saya akan tetap dukung timnas apapun yang terjadi, meskipun untuk saat ini saya bukan bagian dari timnas.”
“Tentu saja saya masih ingin masuk timnas. Jujur saja, saya masih rindu bisa memperkuat timnas. Saya kangen bisa bermain bersama mereka lagi."
"Saya ke sini mau bertemu teman dari Belanda (Stefano Lilipaly) yang baru bergabung dengan timnas."
Irfan Bachdim mengunjungi latihan timnas. Ia bersama mantan ahli fisioterapi timnas yang saat ini pindah ke Persema Malang, Matias Ibo.
“Saya kesini karena teman saya Stefano datang hari ini. Saya juga mengucapkan semoga berhasil untuk Riedl dan timnas. saya akan tetap dukung timnas apapun yang terjadi, meskipun untuk saat ini saya bukan bagian dari timnas.”
“Tentu saja saya masih ingin masuk timnas. Jujur saja, saya masih rindu bisa memperkuat timnas. Saya kangen bisa bermain bersama mereka lagi."
Nurdin & Besoes menjawab intervensi
INI INTERVENSI!!!
NURDIN HALID: "Saya perlu jelaskan, sebelumnya tidak ada satu pun yang protes atau pun turun ke jalan terkait dengan pencalonan Ketua Umum PSSI. Tapi setelah adanya press conference dari Menpora, banyak yang turun ke jalan dan melakukan protes."
"Bahkan Kantor PSSI di Senayan disegel gemboknya dan kuncinya diserahkan ke Menpora. Atas press conference itu, kita melaporkan ke FIFA."
"Kami terima surat diteken sekretaris kementrian pemuda dan olahraga. Apakah surat ini sudah bisa dikategorikan intervensi? Jawaban saya adalah iya."
"Bunyi surat ini jelas intervensi dari pemerintah. Kenapa saya berani menyatakan? FIFA menyatakan komentar itu adalah intervensi. Jangankan kementrian, UU olahraga diterapkan di PSSI itu intervensi."
Nurdin kemudian menjelaskan poin-poin apa saja yang dianggap sebagai bentuk intervensi.
"Poin 2 pemerintah bersama KONI memperingatkan/mendesak kepada: a. PSSI untuk melakukan peninjauan ulang, sesuai semangat KSN, undang-undang, dasar negara yang berlaku. Jangankan KSN, UU saja tidak tepat diterapkan di PSSI menurut FIFA. Apalagi kami diperintahkan untuk mengacu kepada FIFA. Apalagi KSN. FIFA pertanyakan KSN, apakah peserta merupakan wakil stake holder bola Indonesia?"
"Kemudian poin b-komite banding melakukan koreksi terhadap keputusan komite pemilihan, komite exco PSSI. Ini perintah kepada komite banding," lanjut ketua umum PSSI sejak tahun 2003 itu.
" Poin c-apabila peringatan, desakan, dia sudah peringatkan, desak lagi. tidak dilaksanakan maka pemerintah bersama KONI dan KOI ambil tindakan sebagaimana sesuai UU berlaku. Tafsir dari FIFA lewat suratnya pada paragraf empat menyatakan begini: materi ancaman pernyataan dari menteri langgar statuta FIFA terlebih lagi pasal 13 dan 17 yang nyatakan antara lain asosiasi sepakbola harus kelola kegiatan mereka secara indpeneden tidak dipenuhi pihak ketiga siapapun. akan diakibatkan sanksi FIFA. Oleh karena itu penting beritahukan mentri tentang sikap FIFA dan konsekuensi bila penguasa tetap kukuh pada sikap mereka."
"Saya ingin menegaskan sampai detik ini, alhamdulillah kami tidak pernah laporakan adanya intervensi. Kami laporkan adanya press conference Menpora, surat itu, kami antarkan ke FIFA. Kalau tidak kirim, kami ditegur karena FIFA karena FIFA sangat disiplin. Roh dari FIFA adalah statuta, roh PSSI adalah statuta."
"UU olahraga tidak tepat diterapkan dalam statuta PSSI dan statuta FIFA. UU Olahraga hadir tiga tahun yang lalu. Statuta FIFA lahir 1904. Statuta PSSI lahir 2009. Itu kata beliau (Hinca Panjaitan--red)."
"Saya sebagai warganegara harus tunduk UU di negara saya. Betul, tapi tidak semua kedaulatan kita sebagai warga negara diserahakn kpd negara. Ini sudah terlalu jauh."
"PSSI gelar pertandingan, tunduk keamanan. PSSI sebagai badan hukum tunduk pada undang-undang negara. Tapi bila masuk ke kepengurusan, itu tidak tepat. Intervensi pemerintah dlm sepakbola."
"Alhamdulilah saya juga menjadi salah satu kandidat Ketua AFF, kalau AFF ini ASEAN," ujar Nurdin dalam rapat dengan Komisi X DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (01/02/2011).
"Dan AFF ini juga mengacu statuta FIFA."
--------------------------------------------------------------------------------
NUGRAHA BESOES: "Ingat kita nanti ada SEA Games. Kalau sanksi ini dijatuhkan, kita tak akan bisa berlaga di SEA Games atau laga-laga internasional lainnya."
"Dalam kepengurusan sepakbola tidak ada yang disebut demisioner."
"Ending-nya adalah sesuai masa jabatan. Pada saat nanti kongres menunjuk ketum, automatically merekalah nanti yang bakal mengambil-alih."
Nugraha juga menyebutkan bahwa intervensi dari pemerintah juga bisa membuat sepakbola Indonesia dijatuhi sanksi dari FIFA. Namun demikian, Andi Mallarangeng sudah menyebut bahwa sanksi FIFA adalah hal yang biasa.
Sekjen PSSI Nugraha Besoes tidak setuju jika jabatan Ketua Umum PSSI mendapatkan intervensi. Dalam penjelasannya kepada Komisi X DPR RI, ia menyebut hal tersebut tak ada dalam sepakbola.
NURDIN HALID: "Saya perlu jelaskan, sebelumnya tidak ada satu pun yang protes atau pun turun ke jalan terkait dengan pencalonan Ketua Umum PSSI. Tapi setelah adanya press conference dari Menpora, banyak yang turun ke jalan dan melakukan protes."
"Bahkan Kantor PSSI di Senayan disegel gemboknya dan kuncinya diserahkan ke Menpora. Atas press conference itu, kita melaporkan ke FIFA."
"Kami terima surat diteken sekretaris kementrian pemuda dan olahraga. Apakah surat ini sudah bisa dikategorikan intervensi? Jawaban saya adalah iya."
"Bunyi surat ini jelas intervensi dari pemerintah. Kenapa saya berani menyatakan? FIFA menyatakan komentar itu adalah intervensi. Jangankan kementrian, UU olahraga diterapkan di PSSI itu intervensi."
Nurdin kemudian menjelaskan poin-poin apa saja yang dianggap sebagai bentuk intervensi.
"Poin 2 pemerintah bersama KONI memperingatkan/mendesak kepada: a. PSSI untuk melakukan peninjauan ulang, sesuai semangat KSN, undang-undang, dasar negara yang berlaku. Jangankan KSN, UU saja tidak tepat diterapkan di PSSI menurut FIFA. Apalagi kami diperintahkan untuk mengacu kepada FIFA. Apalagi KSN. FIFA pertanyakan KSN, apakah peserta merupakan wakil stake holder bola Indonesia?"
"Kemudian poin b-komite banding melakukan koreksi terhadap keputusan komite pemilihan, komite exco PSSI. Ini perintah kepada komite banding," lanjut ketua umum PSSI sejak tahun 2003 itu.
" Poin c-apabila peringatan, desakan, dia sudah peringatkan, desak lagi. tidak dilaksanakan maka pemerintah bersama KONI dan KOI ambil tindakan sebagaimana sesuai UU berlaku. Tafsir dari FIFA lewat suratnya pada paragraf empat menyatakan begini: materi ancaman pernyataan dari menteri langgar statuta FIFA terlebih lagi pasal 13 dan 17 yang nyatakan antara lain asosiasi sepakbola harus kelola kegiatan mereka secara indpeneden tidak dipenuhi pihak ketiga siapapun. akan diakibatkan sanksi FIFA. Oleh karena itu penting beritahukan mentri tentang sikap FIFA dan konsekuensi bila penguasa tetap kukuh pada sikap mereka."
"Saya ingin menegaskan sampai detik ini, alhamdulillah kami tidak pernah laporakan adanya intervensi. Kami laporkan adanya press conference Menpora, surat itu, kami antarkan ke FIFA. Kalau tidak kirim, kami ditegur karena FIFA karena FIFA sangat disiplin. Roh dari FIFA adalah statuta, roh PSSI adalah statuta."
"UU olahraga tidak tepat diterapkan dalam statuta PSSI dan statuta FIFA. UU Olahraga hadir tiga tahun yang lalu. Statuta FIFA lahir 1904. Statuta PSSI lahir 2009. Itu kata beliau (Hinca Panjaitan--red)."
"Saya sebagai warganegara harus tunduk UU di negara saya. Betul, tapi tidak semua kedaulatan kita sebagai warga negara diserahakn kpd negara. Ini sudah terlalu jauh."
"PSSI gelar pertandingan, tunduk keamanan. PSSI sebagai badan hukum tunduk pada undang-undang negara. Tapi bila masuk ke kepengurusan, itu tidak tepat. Intervensi pemerintah dlm sepakbola."
"Alhamdulilah saya juga menjadi salah satu kandidat Ketua AFF, kalau AFF ini ASEAN," ujar Nurdin dalam rapat dengan Komisi X DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (01/02/2011).
"Dan AFF ini juga mengacu statuta FIFA."
--------------------------------------------------------------------------------
NUGRAHA BESOES: "Ingat kita nanti ada SEA Games. Kalau sanksi ini dijatuhkan, kita tak akan bisa berlaga di SEA Games atau laga-laga internasional lainnya."
"Dalam kepengurusan sepakbola tidak ada yang disebut demisioner."
"Ending-nya adalah sesuai masa jabatan. Pada saat nanti kongres menunjuk ketum, automatically merekalah nanti yang bakal mengambil-alih."
Nugraha juga menyebutkan bahwa intervensi dari pemerintah juga bisa membuat sepakbola Indonesia dijatuhi sanksi dari FIFA. Namun demikian, Andi Mallarangeng sudah menyebut bahwa sanksi FIFA adalah hal yang biasa.
Sekjen PSSI Nugraha Besoes tidak setuju jika jabatan Ketua Umum PSSI mendapatkan intervensi. Dalam penjelasannya kepada Komisi X DPR RI, ia menyebut hal tersebut tak ada dalam sepakbola.
Sangsi FIFA justru solusi tepat
ANDI MALLARANGENG: “Sudah banyak negara yang menerima sanksi dari FIFA, termasuk Inggris. Jadi ini sudah menjadi hal yang biasa, bukan luar biasa.”
“Jika kita [Indonesia] menerima sanksi, mereka akan membantu untuk mencari solusinya. Banyak negara yang mendapat sanksi dari FIFA justru mendapat bantuan untuk memecahkan solusinya. Dan hasilnya akan jauh lebih baik lagi.”
“Kami dari pemerintah sudah siap untuk berdialog dan berkomunikasi. Kalau perlu, FIFA sendiri yang datang untuk mengorganisir pelaksanaan kongres. Kami juga siap kalau berdialog dengan FIFA di markasnya.”
Menurut Andi, pemberian sanksi kepada anggotanya bukan hal baru bagi FIFA. Induk organisasi sepakbola internasional itu sudah terlalu sering menjatuhkan sanksi kepada anggotanya. Namun lamanya sanksi tersebut bervariasi.
Menpora juga mengaku sanksi yang kemungkinan dijatuhkan FIFA kepada Indonesia bukan hal yang luar biasa.
“Jika kita [Indonesia] menerima sanksi, mereka akan membantu untuk mencari solusinya. Banyak negara yang mendapat sanksi dari FIFA justru mendapat bantuan untuk memecahkan solusinya. Dan hasilnya akan jauh lebih baik lagi.”
“Kami dari pemerintah sudah siap untuk berdialog dan berkomunikasi. Kalau perlu, FIFA sendiri yang datang untuk mengorganisir pelaksanaan kongres. Kami juga siap kalau berdialog dengan FIFA di markasnya.”
Menurut Andi, pemberian sanksi kepada anggotanya bukan hal baru bagi FIFA. Induk organisasi sepakbola internasional itu sudah terlalu sering menjatuhkan sanksi kepada anggotanya. Namun lamanya sanksi tersebut bervariasi.
Menpora juga mengaku sanksi yang kemungkinan dijatuhkan FIFA kepada Indonesia bukan hal yang luar biasa.
7 alasan pemerintah harus ambil alih PSSI
SOS memaparkan tujuh alasan kenapa pemerintah harus ambil alih PSSI. Berikut ketujuh alasan tersebut:
1. PSSI dibiayai oleh APBN yang tidak lain adalah uang rakyat sehingga dalam proses kegiatannya harus sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat. Bukan keinginan sekelompok atau segolongan orang. Posisi tuntutan dan harapan masyarakat saat ini adalah ambil alih PSSI.
2. PSSI telah gagal dalam membangun sepak bola Indonesia yang lebih berprestasi. Dalam tujuh tahun kepemimpinan Nurdin Halid (NH) di PSSI, sepak bola Indonesia belum pernah juara dalam level regional maupun internasional. Liga sepak bola Indonesia juga tidak lepas dari praktik suap dan persaingan beberapa kelompok kepentingan, bukan murni untuk sepak bola yang fair play.
3. Adanya dugaan korupsi di PSSI. Hal ini terlihat dari pengelolaan keuangan baik tiket Piala AFF 2010 ataupun dana dari APBN yang tidak transparan dan akuntable. Selain itu, Ketua Umum PSSI pernah menjadi terpidana kasus korupsi dan sekarang tersangkut dua kasus yang masih dalam pemeriksaan KPK dan Kejaksaan terkait dugaan kasus korupsi cek pelawat dan korupsi APBD di Samarinda.
4. PSSI telah dipolitisasi. Hal ini terkait dengan adanya beberapa pengurus PSSI yang menggunakan sepak bola Indonesia untuk kepentingan partai politik saat Piala AFF berlangsung.
5. PSSI telah berupaya mengambil alih fungsi pemerintah. Di antaranya rencana mendeportasi pemain, pelatih, dan wasit asing yang merumput untuk Liga Primer Indonesia. Hal ini melangkahi fungsi-fungsi negara, di antaranya bagian imigrasi dan diduga juga melanggar HAM.
6. PSSI tidak demokratis dan cenderung oligharki. Hal ini terlihat dari adanya rekayasa dalam pemilihan ketua PSSI dan usaha untuk mempertahankan rezim NH selama 8 tahun. Kesetaraan dan partisipasi masyarakat dalam membangun sepak bola Indonesia ditutup rapat dan cenderung dibatasi.
7. PSSI merekayasa statuta dan bertentangan dengan FIFA. Beberapa pasal dalam Statuta FIFA dengan sengaja direkayasa untuk kepentingan NH dalam pencalonan diri dan melanggengkan rezim. Di antaranya terkait dengan syarat bahwa mantan narapidana tidak boleh menjadi ketua umum induk organisasi sepak bola Indonesia.
Save Our Soccer (SOS) dalam pernyataan persnya meminta pemerintah mengambil alih PSSI demi menyelamatkan dan sekaligus membangun sepak bola Indonesia yang lebih baik. SOS menilai, di bawah kepemimpinan Nurdin Halid, PSSI telah gagal dalam membangun sepak bola.
HARIES: Kenyataan dilapangan apakah mungkin? mengingat Indonesia mempunyai presiden yang gak jelas seperti SBY.
SBY banyak di media massa menjadi obrolan karena terkenal hanya 'jago' beretorika ataupun ber'gaya' namun no action.
Seperti contoh:
Ormas anarkis akan dibubarkan...kenyataan no action..
Media massa tidak kompeten akan dibubarkan..kenyataan: gertakannya sih oke :-)
dan banyak lagi aksi gak jelas tokoh yang satu ini. Mungkin memang terbiasa menerima perintah atasan..SBY masih kaget kalau sebenarnya posisinya sekarang adalah memberi perintah.
Bravo Sepakbola Indonesia!!!
1. PSSI dibiayai oleh APBN yang tidak lain adalah uang rakyat sehingga dalam proses kegiatannya harus sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat. Bukan keinginan sekelompok atau segolongan orang. Posisi tuntutan dan harapan masyarakat saat ini adalah ambil alih PSSI.
2. PSSI telah gagal dalam membangun sepak bola Indonesia yang lebih berprestasi. Dalam tujuh tahun kepemimpinan Nurdin Halid (NH) di PSSI, sepak bola Indonesia belum pernah juara dalam level regional maupun internasional. Liga sepak bola Indonesia juga tidak lepas dari praktik suap dan persaingan beberapa kelompok kepentingan, bukan murni untuk sepak bola yang fair play.
3. Adanya dugaan korupsi di PSSI. Hal ini terlihat dari pengelolaan keuangan baik tiket Piala AFF 2010 ataupun dana dari APBN yang tidak transparan dan akuntable. Selain itu, Ketua Umum PSSI pernah menjadi terpidana kasus korupsi dan sekarang tersangkut dua kasus yang masih dalam pemeriksaan KPK dan Kejaksaan terkait dugaan kasus korupsi cek pelawat dan korupsi APBD di Samarinda.
4. PSSI telah dipolitisasi. Hal ini terkait dengan adanya beberapa pengurus PSSI yang menggunakan sepak bola Indonesia untuk kepentingan partai politik saat Piala AFF berlangsung.
5. PSSI telah berupaya mengambil alih fungsi pemerintah. Di antaranya rencana mendeportasi pemain, pelatih, dan wasit asing yang merumput untuk Liga Primer Indonesia. Hal ini melangkahi fungsi-fungsi negara, di antaranya bagian imigrasi dan diduga juga melanggar HAM.
6. PSSI tidak demokratis dan cenderung oligharki. Hal ini terlihat dari adanya rekayasa dalam pemilihan ketua PSSI dan usaha untuk mempertahankan rezim NH selama 8 tahun. Kesetaraan dan partisipasi masyarakat dalam membangun sepak bola Indonesia ditutup rapat dan cenderung dibatasi.
7. PSSI merekayasa statuta dan bertentangan dengan FIFA. Beberapa pasal dalam Statuta FIFA dengan sengaja direkayasa untuk kepentingan NH dalam pencalonan diri dan melanggengkan rezim. Di antaranya terkait dengan syarat bahwa mantan narapidana tidak boleh menjadi ketua umum induk organisasi sepak bola Indonesia.
Save Our Soccer (SOS) dalam pernyataan persnya meminta pemerintah mengambil alih PSSI demi menyelamatkan dan sekaligus membangun sepak bola Indonesia yang lebih baik. SOS menilai, di bawah kepemimpinan Nurdin Halid, PSSI telah gagal dalam membangun sepak bola.
HARIES: Kenyataan dilapangan apakah mungkin? mengingat Indonesia mempunyai presiden yang gak jelas seperti SBY.
SBY banyak di media massa menjadi obrolan karena terkenal hanya 'jago' beretorika ataupun ber'gaya' namun no action.
Seperti contoh:
Ormas anarkis akan dibubarkan...kenyataan no action..
Media massa tidak kompeten akan dibubarkan..kenyataan: gertakannya sih oke :-)
dan banyak lagi aksi gak jelas tokoh yang satu ini. Mungkin memang terbiasa menerima perintah atasan..SBY masih kaget kalau sebenarnya posisinya sekarang adalah memberi perintah.
Bravo Sepakbola Indonesia!!!
Dampak vonis FIFA
DALI TAHIR: ”Kalau Indonesia di-suspendFIFA, bukan berarti pengurusnya juga ikut berhenti.”
”Mereka tetap aktif sama seperti sebelumnya. Indonesia hanya tidak bisa mengikuti agenda internasional, seperti rapat dan laga timnas di bawah kalender FIFA atau konfederasi di bawahnya.”
”Banyak kerugian yang ditimbulkan, kalau Indonesia sampai di-suspend oleh FIFA.
Indonesia tidak bisa ke mana-mana. Saat suspend tersebut dicabut FIFA, maka pengurus terakhir aktif lagi. Mereka justru punya waktu satu periode ke depan.”
”FIFA memberikan suspend karena intervensi pemerintah. Artinya, pemerintah harus menarik campur tangannya dari PSSI.”
HARIES: Dali Tahir tercatat sebagai anggota Komite Etika FIFA.
Indonesia sebelumnya cukup aktif mengikuti agenda yang diadakan FIFA, seperti kongres tahunan. Federasi sepak bola negeri ini juga cukup aktif berdiplomasi pada tataran AFC sampai AFF. Mereka terlibat secara aktif dalam ajang di bawah lisensi FIFA.
Seandainya FIFA jadi menjatuhkan vonis kepada Indonesia, keuntungan justru dimiliki kepengurusan Nurdin Halid. Masa jabatan Nurdin berpotensi mendapatkan extra-time dua tahun.
Jadi hal ini seharusnya menjadi bahan pertimbangan para demonstran untuk lebih bijak mengambil langkah tepat untuk kemajuan sepakbola Indonesia. Bahkan timnas Indonesia bukan hanya tidak bisa ikut serta dalam agenda FIFA saja, imbasnya juga tidak bisa mengikuti leg ke-dua vs Turkmenistan.
Aksi protes mereka salah alamat
NURDIN HALID: "Saya tahu siapa yang membiayai, yang merekayasa, dan siapa yang menebarkan kebencian terhadap saya. Saya hanya bersabar saja."
"Pihak-pihak yang mengusung nama saya tersebut bukanlah orang-orang yang bodoh tetapi mereka pasti mempunyai alasan mendasar mengapa mereka kembali mengusung nama saya untuk kembali menjadi ketua umum PSSI periode 2011-2015."
"Seharusnya yang diprotes adalah pihak-pihak yang tetap mengusung nama saya untuk menjadi ketua PSSI periode selanjutnya."
Haries: "Nurdin Halid menilai aksi protes terhadap dirinya salah alamat."
Sebelum terpilih kembali sebagai ketua umum PSSI tahun 2007, Nurdin menjalani dua hukuman pidana. Nurdin harus menghabiskan 17 bulan di hotel prodeo dan hebatnya masih bisa mengendalikan PSSI.
"Pihak-pihak yang mengusung nama saya tersebut bukanlah orang-orang yang bodoh tetapi mereka pasti mempunyai alasan mendasar mengapa mereka kembali mengusung nama saya untuk kembali menjadi ketua umum PSSI periode 2011-2015."
"Seharusnya yang diprotes adalah pihak-pihak yang tetap mengusung nama saya untuk menjadi ketua PSSI periode selanjutnya."
Haries: "Nurdin Halid menilai aksi protes terhadap dirinya salah alamat."
Sebelum terpilih kembali sebagai ketua umum PSSI tahun 2007, Nurdin menjalani dua hukuman pidana. Nurdin harus menghabiskan 17 bulan di hotel prodeo dan hebatnya masih bisa mengendalikan PSSI.
Peluang Indonesia di Pra Olimpiade
Peluang timnas Pra Olimpiade Indonesia semakin berat, tetapi bukannya sudah tertutup untuk melankah lebih lanjut di ajang Olimpiade.
Ada catatan khusus saat laga vs Turkmenistan di leg pertama tempo hari 23/02/2011. Pola permainan sang arsitek Indonesia (Ridle) cukup bisa diacungi jempol, walau kualitas skill individu masih banyak kelemahan.
Posisi sayap yang diandalkan Ridle menjadi pola serangan utama timnas Indonesia terlihat pincang. Dendy Santoso yang selalu bermain lugas di posisi sayap kanan saat di Arema FC terkesan demam panggung. Posisi lapangan tengah sudah sangat menjanjikan dengan perforwa Hendro Siswanto dan Egi. Kualita Okto memang tidak perlu diragukan, Ridle hanya perlu menemukan strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi Okto.
Yang menjadi perhatian publik sepakbola Indonesia adalah skill pendobrak seorang Titus Bonay. Namun timnas Indonesia membutuhkan striker dengan kemampuan finishing yang lebih baik. Yongki punya potensi, namun masih butuh jam terbang dan ketenangan saat di area 12 pas.
Mungkin laga leg kedua di Turkmenistan Ridle perlu memasukkan striker timnas dari ajang LPI. Andik Vermansyah patut diduetkan dengan Irfan Bachdim ataupun Titus Bonay.
Pemain naturalisasi berdarah Indonesia juga merupakan langkah tepat mengingat mereka sudah terbiasa bermain di iklim dan lawan dengan posteur tubuh 'ala' Eropa nya timnas Turkmnistan.
Setelah Ruben Wuarbanaran, Diego Michiels, dan Joey Suk dipertimbangkan, kini menyusul Lilipaly yang langsung bertolak dari Belanda demi kesempatan mengenakan seragam Indonesia.
Apalagi bila kisruh PSSI tidak membuat kiprah Irfan Bachdim di timnas terhenti, Indonesia akan jauh lebih kuat untuk mengalahkan Turkmenistan.
Walau pelung cukup sulit untuk menang 3 gol tanpa balas atau selisih gol lebih banyak, peluang masih tetap ada :-D
Ditengah carut marutnya dunia sepakbola Indonesia (PSSI) mari tetap dukung timnas Indonesia.
Ada catatan khusus saat laga vs Turkmenistan di leg pertama tempo hari 23/02/2011. Pola permainan sang arsitek Indonesia (Ridle) cukup bisa diacungi jempol, walau kualitas skill individu masih banyak kelemahan.
Posisi sayap yang diandalkan Ridle menjadi pola serangan utama timnas Indonesia terlihat pincang. Dendy Santoso yang selalu bermain lugas di posisi sayap kanan saat di Arema FC terkesan demam panggung. Posisi lapangan tengah sudah sangat menjanjikan dengan perforwa Hendro Siswanto dan Egi. Kualita Okto memang tidak perlu diragukan, Ridle hanya perlu menemukan strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi Okto.
Yang menjadi perhatian publik sepakbola Indonesia adalah skill pendobrak seorang Titus Bonay. Namun timnas Indonesia membutuhkan striker dengan kemampuan finishing yang lebih baik. Yongki punya potensi, namun masih butuh jam terbang dan ketenangan saat di area 12 pas.
Mungkin laga leg kedua di Turkmenistan Ridle perlu memasukkan striker timnas dari ajang LPI. Andik Vermansyah patut diduetkan dengan Irfan Bachdim ataupun Titus Bonay.
Pemain naturalisasi berdarah Indonesia juga merupakan langkah tepat mengingat mereka sudah terbiasa bermain di iklim dan lawan dengan posteur tubuh 'ala' Eropa nya timnas Turkmnistan.
Setelah Ruben Wuarbanaran, Diego Michiels, dan Joey Suk dipertimbangkan, kini menyusul Lilipaly yang langsung bertolak dari Belanda demi kesempatan mengenakan seragam Indonesia.
Apalagi bila kisruh PSSI tidak membuat kiprah Irfan Bachdim di timnas terhenti, Indonesia akan jauh lebih kuat untuk mengalahkan Turkmenistan.
Walau pelung cukup sulit untuk menang 3 gol tanpa balas atau selisih gol lebih banyak, peluang masih tetap ada :-D
Ditengah carut marutnya dunia sepakbola Indonesia (PSSI) mari tetap dukung timnas Indonesia.
Indonesia mengejar mimpi!
Jelang laga Indonesia VS Turkmenistan
Grigoryants Konstantin (asisten manajer): “Realistisnya kami harus menahan seri tuan rumah supaya main di Azhgabat nanti bisa lebih mudah, kami tahu Indonesia tim yang kuat bila bermain di kandang."
“Dalam tim ini kami membawa 4 pemain yang baru saja turun bertanding di ajang Asian Games 2010 lalu.”
Haries: saya memprediksi posisi sayap akan bisa menjadi andalan Timnas Indonesia dalam memberikan umpan kepada pemain depan untuk menjebol gawang lawan di ajang Pra-Olimpiadetersebut.
Memang harus diakui bahwa kualitas individu dan pengalaman pasukan timnas U 23 Indonesia sangat minim. Hanya beberapa pemain yang secara reguler tercatat sebagai tim inti di klum ISL, selebihnya hanyalah pemain lapis kedua yang minim pengalaman, walau secara potensi cukup menjanjikan.
Ditengah protes dan aksi boikot terhadap PSSI versi nurdin halid, perjuangan timnas U 23 semakin berat. Semoga para suporter Indonesia tetap memadati stadion Jakabaring demi menjadi kekuatan tambahan timnas sebagai pemain ke-12.
Banyak kalangan pengamat sepakbola berharap kejelian Riel (pelatih Indonesia) dalam memoles pemain muda yang biasa menjadi pemain bintang, (tim yang biasa menjadi tim bintang kalau perlu)akan menunjukkan hasil positif di ajang Pra-Olimpiade.
"Save Our Soccer "
ARI JUNAEDI (pengamat sepakbola): "Pencoretan Toisutta dan Panigoro identik dengan kematian reformasi di tubuh PSSI. Keputusan Komite Pemilihan layak digugat karena mengingkari suara arus bawah yang menghendaki adanya regenerasi dan pembersihan di tubuh kepengurusan PSSI. Jika nama Nurdin dan Nirwan tetap bercokol, ditambah Nugraha Besoes nantinya, sama saja PSSI masih terjangkit virus kediktatoran."
"Entah mau bilang apa lagi, pengajuan banding yang hanya tiga hari bagi Toisutta dan Panigoro untuk menggugat keputusan Komite Pemilihan seperti hanya menjadi 'kepura-puraan' terjadinya demokratisasi di PSSI. Kita hanya bisa berharap vox popule vox dei atau suara rakyat adalah suara Tuhan masih bergema di arena Kongres Bali nanti."
Nurdin dan Nirwan Bakrie menjadi dua calon yang bakal maju ke pemilihan Ketua Umum PSSI bulan depan. Keduanya menyisihkan Arifin Panigoro dan George Toisutta yang akhirnya tidak lolos verifikasi. Alasan George tak bisa diloloskan adalah lantaran dirinya belum pernah aktif di sepakbola selama lima tahun.
Reaksi menentang Nurdin ini bukanlah pertama kalinya yang disuarakan oleh suporter. Save Our Soccer sendiri pernah menyatakan bahwa mereka tidak setuju andai Nurdin kembali diloloskan menjadi Calon Ketum PSSI. Merevolusi PSSI demi kebaikan sepakbola Indonesia adalah sesuatu yang harus terjadi, bagi mereka.
Nurdin, yang memang sudah ditentang sejak lama oleh kelompok suporter, dinilai tak layak lagi maju menjadi calon Ketua Umum PSSI. Dari sisi prestasi, tak ada gelar yang bisa dipersembahkan Indonesia. Dari sisi lainnya, ia pernah tersandung kasus hukum sehingga akhirnya dijebloskan ke dalam penjara.
"Entah mau bilang apa lagi, pengajuan banding yang hanya tiga hari bagi Toisutta dan Panigoro untuk menggugat keputusan Komite Pemilihan seperti hanya menjadi 'kepura-puraan' terjadinya demokratisasi di PSSI. Kita hanya bisa berharap vox popule vox dei atau suara rakyat adalah suara Tuhan masih bergema di arena Kongres Bali nanti."
Nurdin dan Nirwan Bakrie menjadi dua calon yang bakal maju ke pemilihan Ketua Umum PSSI bulan depan. Keduanya menyisihkan Arifin Panigoro dan George Toisutta yang akhirnya tidak lolos verifikasi. Alasan George tak bisa diloloskan adalah lantaran dirinya belum pernah aktif di sepakbola selama lima tahun.
Reaksi menentang Nurdin ini bukanlah pertama kalinya yang disuarakan oleh suporter. Save Our Soccer sendiri pernah menyatakan bahwa mereka tidak setuju andai Nurdin kembali diloloskan menjadi Calon Ketum PSSI. Merevolusi PSSI demi kebaikan sepakbola Indonesia adalah sesuatu yang harus terjadi, bagi mereka.
Nurdin, yang memang sudah ditentang sejak lama oleh kelompok suporter, dinilai tak layak lagi maju menjadi calon Ketua Umum PSSI. Dari sisi prestasi, tak ada gelar yang bisa dipersembahkan Indonesia. Dari sisi lainnya, ia pernah tersandung kasus hukum sehingga akhirnya dijebloskan ke dalam penjara.
benarkah Judi Bola 1st leg Final AFF?
Bicara kasus suap PSSI di final leg 1 ajang AFF 2010 tidak akan ada ujung pangkalnya. Selama sumber berita tidak jelas, bersembunyi di balik nama dan identias samaran, semua itu hanyalah rumor. Ya, sekedar rumor biasa yang disampaikan melalui 'surat kaleng'.
Maman Abdurahman, central defender timnas Indonesia hanya menjawab: "No comment." saat diwawancarai TV one. Menarik memang untuk menanyai langsung pemain belakang timnas Indonesia. Lini belakang adalah bagian rawan kasus suap bila kita bicara dalam konteks pemain.
Memang sedikit mengherankan seorang Maman abdurahman yang kita kenal begitu lugas mengawal dan menjaga lini belakang timnas Indonesia bisa dengan'bodoh'nya menjadi penyebab striker Malaysia merebut bola yang akhirnya menciptakan gol ke gawang Indonesia. Mungkin Maman sedang 'pes' atau kehilangan konsentrasi.
Seperti banyak kita dengar. "Bola itu bundar." Jadi sangat bayak kemungkinan-kemungkinan yang dapat mempengaruhi hasil akhir pertandinagan. Jadi begitulah sepakbola! ita nikmati saja permainan beserta intrik-intriknya. Walaupun seorang Bambang Pamungkas berujar, akan lebih indah sepakbola bila tanpa adanya unsur politik dan sebagainya, kenyataan tidaklah begitu. Justru dengan adanya 'bumbu-bumbu' menjadikan sepakbola bahasan seru dari warung kopi tepi jalan sampai lobby hotel berbintang.
Maman Abdurahman, central defender timnas Indonesia hanya menjawab: "No comment." saat diwawancarai TV one. Menarik memang untuk menanyai langsung pemain belakang timnas Indonesia. Lini belakang adalah bagian rawan kasus suap bila kita bicara dalam konteks pemain.
Memang sedikit mengherankan seorang Maman abdurahman yang kita kenal begitu lugas mengawal dan menjaga lini belakang timnas Indonesia bisa dengan'bodoh'nya menjadi penyebab striker Malaysia merebut bola yang akhirnya menciptakan gol ke gawang Indonesia. Mungkin Maman sedang 'pes' atau kehilangan konsentrasi.
Seperti banyak kita dengar. "Bola itu bundar." Jadi sangat bayak kemungkinan-kemungkinan yang dapat mempengaruhi hasil akhir pertandinagan. Jadi begitulah sepakbola! ita nikmati saja permainan beserta intrik-intriknya. Walaupun seorang Bambang Pamungkas berujar, akan lebih indah sepakbola bila tanpa adanya unsur politik dan sebagainya, kenyataan tidaklah begitu. Justru dengan adanya 'bumbu-bumbu' menjadikan sepakbola bahasan seru dari warung kopi tepi jalan sampai lobby hotel berbintang.
Supporter RI paling fanatik no.3 Dunia
berikut adalah daftar 10 supporter sepak bola paling fanatik di Planet Bumi ini :
10. Jerman
Salah satu negara dengan sepak bola yang maju ini mempunyai banyak supporter yang sangat fanatik. Banyak supporter yang rela untuk berpetualang berkeliling negara jerman hanya untuk mengikuti tour musiman tim idola mereka. tingkat loyalitas mereka sangat tinggi, bahkan presentase rata-rata kepadatan stadion bisa mencapai 85%. basis supporter fanatik Jerman adalah Bayern Munich dan Hertha Berlin.
9. Jepang
Semenjak sukses menyelenggarakan piala dunia 2002, animo masyarakat pada pertandingan sepakbola di jepang meningkat tajam. hal ini dibuktikan dengan adanya kenaikan rata-rata kepadatan stadion dari 80% menjadi 86,6%. Supporter jepang yang paling dikenal fanatik adalah supporter tim Gamba Osaka, mereka terkenal sebagai supporter yang berani mati demi untuk mendukung super Gamba.
8. Spanyol
Sebagai satu dari tiga negara utama sepak bola eropa, spanyol mempunyai tim-tim yang tangguh dan berkualitas, rivalitas yang tinggi antar tim juga berimbas pada makin meningkatnya tingkat loyalitas antar supporter tim. rata-rata kepadatan stadion di spanyol mencapai 87%. basis supporter fanatik di spanyol adalah valencia, Barcelona, Real Madrid, dan atletico Madrid.
7. Belanda
Gaya sepak bola Total Football yang diterapkan di Belanda ternyata juga diimbangi dengan dukungan dukungan supporter sepakbola belanda yang sangat Total. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata kepadatan stadion yang mencapai 89%. dan Basis supporter fanatiknya adalah Ajax Amsterdam.
6. Mexico
Salah satu kekuatan sepakbola benua amerika ini memang dikenal mempunyai banyak supporter fanatik. dan salah satu yang unk dari mereka adalah mereka selalu menampakkan identitas ke-Mexico-annya dalam mendukung tim kesayangan mereka. rata-rata kepadatan stadion mencapai 90%. Basis supporter fanatiknya adalah Chivas Guadalajara.
5. Italia
Di Italia, fanatisme supporter memang sangat tinggi. supporter italia dikenal sebagai supporter yang keras, bahkan hampir tiap klub mempunyai supporter garis keras (ULTRAS), yang biasanya selalu total dalam mendukung tim. rata-rata kepadatan stadionpun mencapai 93%. basis supporter fanatiknya adalah Roma, Juventus, serta Milan dan Inter Milan.
4. Brazil
Negara yang dikenal sebagai pemasok pemain sepakbola terbesar di Dunia ini adalah salah satu negara yang mempunyai supporter sepakbola yang fanatik. sudah tak terhitung berapa nyawa yang melayang karna tawuran antar supporter di liga Brazil. supporter Brazil dikenal sangat loyal pada tim. rata-rata kepadatan Stadion bahkan bisa mencapai 93%. Basis supporter fanatiknya adalah Sao Paolo FC.
3. Indonesia
Boleh dibilang, inilah salah satu negara yang paling banyak menelan korban tawuran antar supporter di liga sepakbola. Rasa fanatisme yang berlebihan ini kadang justru berdampak negatif. Bahkan franz Beckenbauer pun sampai kaget setelah melihat video tawuran supporter Indonesia. Ia mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai supporter terloyal. Dan hal itu dibuktikan dengan tingginya angka rata-rata kepadatan stadion di indonesia yang bisa mencapai 96 %. Basis supporter fanatik Indonesia adalah Persebaya, Persija, Persib, PSIS, Persipura, dan PSIM.
2. Argentina
Loyalitas supporter Argentina dalam mendkung tim idola mereka memang tak perlu diragukan lagi. para supporter sudah menganggap kemenangan tim sebagai harga mati. maka tak heran jika mereka selalu total dalam mendukung tim mereka untuk memperoleh kemenangan. sama seperti Indonesia, di Argentina juga banyak terjadi perkelahian antar supporter yang menyebebkan korban jiwa. Tingkat rata-rata kepadatan stadion bisa mencapai 97%. Basis suporter fanatiknya adalah River Plate dan Boca Junior.
1. Inggris
Tak dapat dipungkiri lagi, Inggris lah negara dengan suporter paling fanatik di Dunia. para Supporter tak henti-hentinya menyanyikan lagu kebangsaan tim mereka sepanjang 90 menit untuk mendukung tim mereka. Bahkan di tingkat negara, Hooligan Inggris juga dikenal sebagai supporter paling fanatik. rata-rata kepadatan stadion bisa mencapai 99%. Dan basis supporter fanatik di Inggris adalah Liverpool dan Manchester United.
Sumber:Lintasberita.com
10. Jerman
Salah satu negara dengan sepak bola yang maju ini mempunyai banyak supporter yang sangat fanatik. Banyak supporter yang rela untuk berpetualang berkeliling negara jerman hanya untuk mengikuti tour musiman tim idola mereka. tingkat loyalitas mereka sangat tinggi, bahkan presentase rata-rata kepadatan stadion bisa mencapai 85%. basis supporter fanatik Jerman adalah Bayern Munich dan Hertha Berlin.
9. Jepang
Semenjak sukses menyelenggarakan piala dunia 2002, animo masyarakat pada pertandingan sepakbola di jepang meningkat tajam. hal ini dibuktikan dengan adanya kenaikan rata-rata kepadatan stadion dari 80% menjadi 86,6%. Supporter jepang yang paling dikenal fanatik adalah supporter tim Gamba Osaka, mereka terkenal sebagai supporter yang berani mati demi untuk mendukung super Gamba.
8. Spanyol
Sebagai satu dari tiga negara utama sepak bola eropa, spanyol mempunyai tim-tim yang tangguh dan berkualitas, rivalitas yang tinggi antar tim juga berimbas pada makin meningkatnya tingkat loyalitas antar supporter tim. rata-rata kepadatan stadion di spanyol mencapai 87%. basis supporter fanatik di spanyol adalah valencia, Barcelona, Real Madrid, dan atletico Madrid.
7. Belanda
Gaya sepak bola Total Football yang diterapkan di Belanda ternyata juga diimbangi dengan dukungan dukungan supporter sepakbola belanda yang sangat Total. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata kepadatan stadion yang mencapai 89%. dan Basis supporter fanatiknya adalah Ajax Amsterdam.
6. Mexico
Salah satu kekuatan sepakbola benua amerika ini memang dikenal mempunyai banyak supporter fanatik. dan salah satu yang unk dari mereka adalah mereka selalu menampakkan identitas ke-Mexico-annya dalam mendukung tim kesayangan mereka. rata-rata kepadatan stadion mencapai 90%. Basis supporter fanatiknya adalah Chivas Guadalajara.
5. Italia
Di Italia, fanatisme supporter memang sangat tinggi. supporter italia dikenal sebagai supporter yang keras, bahkan hampir tiap klub mempunyai supporter garis keras (ULTRAS), yang biasanya selalu total dalam mendukung tim. rata-rata kepadatan stadionpun mencapai 93%. basis supporter fanatiknya adalah Roma, Juventus, serta Milan dan Inter Milan.
4. Brazil
Negara yang dikenal sebagai pemasok pemain sepakbola terbesar di Dunia ini adalah salah satu negara yang mempunyai supporter sepakbola yang fanatik. sudah tak terhitung berapa nyawa yang melayang karna tawuran antar supporter di liga Brazil. supporter Brazil dikenal sangat loyal pada tim. rata-rata kepadatan Stadion bahkan bisa mencapai 93%. Basis supporter fanatiknya adalah Sao Paolo FC.
3. Indonesia
Boleh dibilang, inilah salah satu negara yang paling banyak menelan korban tawuran antar supporter di liga sepakbola. Rasa fanatisme yang berlebihan ini kadang justru berdampak negatif. Bahkan franz Beckenbauer pun sampai kaget setelah melihat video tawuran supporter Indonesia. Ia mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai supporter terloyal. Dan hal itu dibuktikan dengan tingginya angka rata-rata kepadatan stadion di indonesia yang bisa mencapai 96 %. Basis supporter fanatik Indonesia adalah Persebaya, Persija, Persib, PSIS, Persipura, dan PSIM.
2. Argentina
Loyalitas supporter Argentina dalam mendkung tim idola mereka memang tak perlu diragukan lagi. para supporter sudah menganggap kemenangan tim sebagai harga mati. maka tak heran jika mereka selalu total dalam mendukung tim mereka untuk memperoleh kemenangan. sama seperti Indonesia, di Argentina juga banyak terjadi perkelahian antar supporter yang menyebebkan korban jiwa. Tingkat rata-rata kepadatan stadion bisa mencapai 97%. Basis suporter fanatiknya adalah River Plate dan Boca Junior.
1. Inggris
Tak dapat dipungkiri lagi, Inggris lah negara dengan suporter paling fanatik di Dunia. para Supporter tak henti-hentinya menyanyikan lagu kebangsaan tim mereka sepanjang 90 menit untuk mendukung tim mereka. Bahkan di tingkat negara, Hooligan Inggris juga dikenal sebagai supporter paling fanatik. rata-rata kepadatan stadion bisa mencapai 99%. Dan basis supporter fanatik di Inggris adalah Liverpool dan Manchester United.
Sumber:Lintasberita.com
Submit this issue to the PSSI
Irfan Bachdim: "Itu tidak terserah saya, tapi terserah PSSI."
"Untuk orang yang berpikir saya akan meninggalkan Indonesia, jangan khawatir. Saya tetap di sini."
Haries: PSSI mengambil sikap tegas kepada Liga Premier Indonesia yang dianggap merupakan kompetisi ilegal di Indonesia.
Ironisnya, Irfan Bachdim saat ini terdaftar sebagai pemain Persema Football Club sebagai klub peserta LPI.
Nasib Irfan Bachdim di timnas Indonesia jadi tanda tanya menyusul keputusan Persema Malang untuk bergabung ke Liga Primer Indonesia. Terkait masa depannya, Irfan sendiri menyerahkannya ke PSSI.
--------------------
Irfan Bachdim: "It's not up to me, but it's up to PSSI."
"For people who think I'm going to leave Indonesia, do not worry. I'm still here."
Haries: PSSI take a firm stance to the Indonesian Premier League is a competition which is considered illegal in Indonesia.
Ironically, Irfan Bachdim currently registered as players Persema Football Club as a club participant LPI.
Irfan Bachdim fate in the Indonesian national team so a question mark following the decision to join Persema Malang Indonesia to the Premier League. Related to its future, Irfan submit this issue to the PSSI.
"Untuk orang yang berpikir saya akan meninggalkan Indonesia, jangan khawatir. Saya tetap di sini."
Haries: PSSI mengambil sikap tegas kepada Liga Premier Indonesia yang dianggap merupakan kompetisi ilegal di Indonesia.
Ironisnya, Irfan Bachdim saat ini terdaftar sebagai pemain Persema Football Club sebagai klub peserta LPI.
Nasib Irfan Bachdim di timnas Indonesia jadi tanda tanya menyusul keputusan Persema Malang untuk bergabung ke Liga Primer Indonesia. Terkait masa depannya, Irfan sendiri menyerahkannya ke PSSI.
--------------------
Irfan Bachdim: "It's not up to me, but it's up to PSSI."
"For people who think I'm going to leave Indonesia, do not worry. I'm still here."
Haries: PSSI take a firm stance to the Indonesian Premier League is a competition which is considered illegal in Indonesia.
Ironically, Irfan Bachdim currently registered as players Persema Football Club as a club participant LPI.
Irfan Bachdim fate in the Indonesian national team so a question mark following the decision to join Persema Malang Indonesia to the Premier League. Related to its future, Irfan submit this issue to the PSSI.
A better team to lose in this tournament
RIEDL: "Pertama-tama, saya ucapkan selamat kepada Malaysia. Tapi menurut saya, tim yang lebih baik kalah dalam turnamen ini," ujar Riedl usai pertandingan.
"Terima kasih kepada semua pemain atas komitmen dan disiplin mereka. Saya senang bekerja di timnas. Mereka layak dihargai karena bermain dengan cara yang sangat kuat. Kami memang tidak bisa juara, tapi timnas secara keseluruhan sudah sangat bagus,"
"Pasti ada evaluasi untuk seluruh tim. Saya ingin menghormati kontrak yang masih tersisa 16 bulan lagi. Apabila PSSI ingin saya bertahan, saya akan bekerja tapi tidak boleh ada intervensi. Berikanlah saya tanggungjawab untuk bekerja sesuai keinginan saya."
-----------------------------
RIEDL: "First of all, I congratulate Malaysia. But in my opinion, a better team to lose in this tournament," Riedl said after the match.
"Thanks to all the players for their commitment and discipline them. I love working in the national team. They deserve respect for playing with a very strong way. We did not win, but the team as a whole was very good,"
"There must be an evaluation for the whole team. I want to respect the contracts of the remaining 16 months again. If PSSI wanted me to survive, I will work but there should be no intervention. Give me the responsibility to work according to my wishes."
Malaysia claims against Irfan Bachdim?
Perang antara suporter Tim nasional Indonesia dan Malaysia di dunia maya jelang laga final piala AFF 2010 semakin panas. Ejekan yang berbau SARA pun jadi senjata masing-masing kubu untuk melakukan intimidasi.
Seperti adu komentar di sebuah website forum komunitas online www.topix.com. “Perang” di forum ini benar-benar syarat ocehan saling hujat. Sebuah posting dari seorang member bahkan dikomentari sampai 1.228 orang. Betapa tidak, posting ini memang memacu kubu suporter Indonesia untuk bereaksi. Posting itu berbunyi “irfan bachdim asli malaysia”.
Posting “irfan bachdim asli malaysia” itu sebenarnya sudah dikirim pada 7 Desember lalu, beberapa hari setelah Indonesia berhasil mencukur Malaysia dengan skor telak 5-1 pada 1 Desember lalu. Pengirim pertama bernama akun Haikal. Anehnya, Haikal mengaku sebagai warga negara Indonesia.
“SAYA ORANG INDONESIA. DAN SAYA MENGAKU JIKALAU IRFAN BACHDIM SEBENARNYA ORANG MALAYSIA. DIA PERNAH MOHON JADI WARGA NEGARA MALAYSIA. NAMUN DITOLAK MENTAH2 SAMA MALAYSIA,” tulis Haikal.
Sontak saja posting ini langsung mendapat banyak tanggapan. Member yang mengaku dari Malaysia pun mengomentarinya. “Baguslah ind** akhirnya cakap jujur!,” tulis Saffar.
Saling balas komentar pun terus berlanjut. Member yang mengaku sebagai suporter Indonesia angkat bicara. Mereka menuding kubu Malaysia sebagai negara tukang klaim yang sering mengakui sesuatu yang berasal dari Indonesia. Sampai-sampai Irfan Bachdim yang jelas-jelas berdarah asli Indoensia diklaim oleh kubu lawan.
Tentu saja kredibilitas posting di forum manapun patut dipertanyakan. Pada akhirnya ini pun hanya sekedar bumbu pemanis jelang final Piala AFF Cup 2010.
---------------------
The war between supporters of the national team of Indonesia and Malaysia in cyberspace ahead of the 2010 AFF Cup final fight is getting hotter. Mockery that smelled SARA became a weapon each camp to intimidate.
As race commentary on an online community forum website www.topix.com. "War" on this forum actually babble terms blasphemy each other. A post from a member even commented to 1228 people. Imagine, this post was spurred stronghold Indonesian supporters to react. Post It read "irfan original bachdim malaysia".
Post "irfan original from malaysia" it actually has been sent on 7 December, several days after Indonesia managed to shave Malaysia with a score of 5-1 landslide on 1 December. The sender first named account Haikal. Strangely, Haikal admitted as a citizen of Indonesia.
"i'M FROM INDONESIA. AND I confess if Irfan BACHDIM MALAYSIA REAL PEOPLE. HE NEVER BECOME CITIZENS PLEASE MALAYSIA. MALAYSIA DENIED, "wrote Haikal.
Suddenly only this post immediately got many responses. Member claiming to be from Malaysia even comment on it. "Good honest competent ind ** finally!," wrote Saffar.
Reciprocal commentary continues. Members who claim to be supporters of Indonesia spoke. They pointed to Malaysia as the country's stronghold builders claim that is often acknowledged something that comes from Indonesia. To the extent that Irfan Bachdim who obviously blooded premises claimed by the opponent's stronghold.
Of course, the credibility of any post in the forum is questionable. In the end it was just a sweetener ahead of Cup final seasoning AFF Cup 2010.
Seperti adu komentar di sebuah website forum komunitas online www.topix.com. “Perang” di forum ini benar-benar syarat ocehan saling hujat. Sebuah posting dari seorang member bahkan dikomentari sampai 1.228 orang. Betapa tidak, posting ini memang memacu kubu suporter Indonesia untuk bereaksi. Posting itu berbunyi “irfan bachdim asli malaysia”.
Posting “irfan bachdim asli malaysia” itu sebenarnya sudah dikirim pada 7 Desember lalu, beberapa hari setelah Indonesia berhasil mencukur Malaysia dengan skor telak 5-1 pada 1 Desember lalu. Pengirim pertama bernama akun Haikal. Anehnya, Haikal mengaku sebagai warga negara Indonesia.
“SAYA ORANG INDONESIA. DAN SAYA MENGAKU JIKALAU IRFAN BACHDIM SEBENARNYA ORANG MALAYSIA. DIA PERNAH MOHON JADI WARGA NEGARA MALAYSIA. NAMUN DITOLAK MENTAH2 SAMA MALAYSIA,” tulis Haikal.
Sontak saja posting ini langsung mendapat banyak tanggapan. Member yang mengaku dari Malaysia pun mengomentarinya. “Baguslah ind** akhirnya cakap jujur!,” tulis Saffar.
Saling balas komentar pun terus berlanjut. Member yang mengaku sebagai suporter Indonesia angkat bicara. Mereka menuding kubu Malaysia sebagai negara tukang klaim yang sering mengakui sesuatu yang berasal dari Indonesia. Sampai-sampai Irfan Bachdim yang jelas-jelas berdarah asli Indoensia diklaim oleh kubu lawan.
Tentu saja kredibilitas posting di forum manapun patut dipertanyakan. Pada akhirnya ini pun hanya sekedar bumbu pemanis jelang final Piala AFF Cup 2010.
---------------------
The war between supporters of the national team of Indonesia and Malaysia in cyberspace ahead of the 2010 AFF Cup final fight is getting hotter. Mockery that smelled SARA became a weapon each camp to intimidate.
As race commentary on an online community forum website www.topix.com. "War" on this forum actually babble terms blasphemy each other. A post from a member even commented to 1228 people. Imagine, this post was spurred stronghold Indonesian supporters to react. Post It read "irfan original bachdim malaysia".
Post "irfan original from malaysia" it actually has been sent on 7 December, several days after Indonesia managed to shave Malaysia with a score of 5-1 landslide on 1 December. The sender first named account Haikal. Strangely, Haikal admitted as a citizen of Indonesia.
"i'M FROM INDONESIA. AND I confess if Irfan BACHDIM MALAYSIA REAL PEOPLE. HE NEVER BECOME CITIZENS PLEASE MALAYSIA. MALAYSIA DENIED, "wrote Haikal.
Suddenly only this post immediately got many responses. Member claiming to be from Malaysia even comment on it. "Good honest competent ind ** finally!," wrote Saffar.
Reciprocal commentary continues. Members who claim to be supporters of Indonesia spoke. They pointed to Malaysia as the country's stronghold builders claim that is often acknowledged something that comes from Indonesia. To the extent that Irfan Bachdim who obviously blooded premises claimed by the opponent's stronghold.
Of course, the credibility of any post in the forum is questionable. In the end it was just a sweetener ahead of Cup final seasoning AFF Cup 2010.
Singapore failed because ISL??!
Tohari PAIJAN: "Kadang-kadang jadwal pertandingan dibatalkan dan tim tidak tahu kapan pertandingan berikutnya, jadi bagaimana pemain bisa berlatih dengan hak?"
"Para pemain takut cedera karena jika Anda kembali ke klub dengan cedera, manajemen klub tidak ragu-ragu untuk memulangkan pemain asing,"katanya.
"Di ISL bagian Anda dapat merekrut dan api pemain asing di tengah musim dan ini bergeliat bisnis di sana. agen Banyak berharap pemain penawaran pemain asing ke klub."
Karena bermain di Indonesia, Singapura membuat para pemain besar kepala dan merasa menjadi bintang.
"Tentu saja aku ingin bermain lagi Setelah semuanya berlatih bersih karena saya tidak membawa sepatu atau pakaian kotor saya. dikelilingi oleh fans dan benar-benar seperti seorang pemain sepak bola profesional. Siapa yang tidak mau menjadi seperti ini.?" Baihakki mengatakan pada satu waktu.
Shah Alam ingin menghabiskan 15 menit mengambil gambar dengan fans, sedangkan Ridhuan benar dikenal sebagai R6 sebagai Cristiano Ronaldo terkenal, CR7.
"Mereka sudah bermain di Indonesia, tetapi merasa bermain untuk Barcelona," kata sumber itu The New Paper.
Sumber lain mengatakan, "Setelah mencapai status bintang, mereka pikir mereka adalah pemain hebat dan tidak harus bekerja keras dalam pertandingan."
Media Singapura, The New Paper, kesimpulan Superliga Indonesia (ISL) telah mengambil kesempatan mereka memenangkan tim nasional Piala AFF 2010.
Tohari PAIJAN: "Sometimes the match schedule is canceled and the team does not know when the next game, so how players can practice with a right?"
"The players fear injury because if you go back to the club with the injury, the club management did not hesitate to repatriate foreign players," he said.
"In the ISL You can hire and fire the foreign players in the middle of the season and this business bergeliat there. Many agents look forward to offering players of foreign players into the clubs."
Due to play in Indonesia, Singapore make the players a big head and felt it to be a star.
"Of course I want to play longer. After practice clean everything because I was not carrying shoes or dirty clothes. I was surrounded by fans and really like a real professional footballer. Who would not want to be like this?" Baihakki said at one time.
Shah Alam want to spend 15 minutes take pictures with fans, while Ridhuan properly known as the R6 as the famous Cristiano Ronaldo, CR7.
"They've played in Indonesia, but it was felt to play for Barcelona," the source said The New Paper.
Another source says, "After reaching star status, they think they are great players and not have to work hard in the match."
Media Singapore, The New Paper, the conclusion Superliga Indonesia (ISL) has seized the opportunity they won the national team AFF Cup 2010.
Langganan:
Postingan (Atom)

















